Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 18 April 2026 | Jakarta, 16 April 2026 – Huawei kembali menggebrak pasar premium Indonesia dengan peluncuran smartphone flagship terbaru, Huawei Mate 80 Pro. Acara peluncuran yang digelar di Jakarta Pusat menampilkan tiga varian warna – hitam, emas, dan hijau – serta menegaskan komitmen Huawei untuk bersaing kembali di segmen flagship setelah absen selama tiga tahun.
Mate 80 Pro mengusung rangkaian teknologi terkini yang menonjolkan tiga pilar utama: kamera canggih, desain ikonik, dan ketahanan fisik luar biasa. Pada sisi fotografi, perangkat ini dibekali sistem True-to-Colour Camera 2.0 dengan sensor utama 50 MP Ultra Lighting berukuran 1/1.28 inci RYYB. Sensor berukuran besar tersebut memungkinkan reproduksi warna yang lebih akurat dan natural, bahkan dalam kondisi cahaya minim. Aperture variabel F1.4–F4.0 serta dukungan Optical Image Stabilization (OIS) menambah fleksibilitas pengambilan gambar. Selain kamera utama, Mate 80 Pro menampilkan kamera 48 MP Macro Telephoto dengan 4× optical zoom yang dapat berfungsi sebagai kamera makro hingga jarak 5 cm, serta kamera 40 MP Ultra‑Wide untuk sudut lebar.
Fitur AI Composition turut terintegrasi, membantu pengguna menyusun komposisi foto secara otomatis sehingga hasilnya lebih seimbang dan estetis. Di bagian depan, perangkat memiliki tiga punch‑hole: sensor selfie 13 MP f/2.0, serta dua sensor 3D Time‑of‑Flight (ToF) yang mendukung fitur face recognition yang cepat dan aman.
Desain Mate 80 Pro menggabungkan elemen glossy pada sisi samping dan matte dengan aksen glitter pada bagian belakang, menciptakan tampilan mewah sekaligus ergonomis. Modul kamera belakang mempertahankan bentuk bulan ikonik yang menonjol sedikit dari bodi, menegaskan identitas visual seri Mate. Dimensi perangkat tercatat 161,8 mm × 76 mm × 7,95 mm dengan berat 219 gram, memberi kesan solid namun tetap nyaman digenggam.
Ketahanan menjadi nilai jual penting. Huawei memperkenalkan Kunlun Glass generasi kedua yang diklaim 20 kali lebih kuat dibanding kaca standar, dipadukan dengan sertifikasi kedap air dan debu IP68 serta IP69. Konsep “Engineered to Outlast” dan arsitektur Super Durable menjadikan Mate 80 Pro siap menghadapi kondisi ekstrem, mulai dari hujan deras hingga jatuh dari ketinggian tertentu.
Di sisi performa, perangkat ditenagai chipset Kirin terbaru (nama belum dirilis secara resmi) yang dipadukan dengan RAM 16 GB dan penyimpanan internal 512 GB. Harga resmi di pasar Indonesia ditetapkan Rp 16.999.000, dengan ketersediaan mulai 24 April 2026 melalui jaringan resmi Huawei dan mitra retailer.
Peluncuran ini juga menandai kembali strategi Huawei yang memisahkan lini Mate dan Pura. Senior Retail Manager Huawei Device Indonesia, Edy Supartono, menjelaskan bahwa Mate 80 Pro ditujukan untuk pengguna kasual yang menginginkan performa menyeluruh serta kamera mumpuni, sementara seri Pura 80 Pro lebih fokus pada fotografer profesional dengan fitur kamera yang lebih terpusat pada kualitas foto. Harga Pura 80 Pro berada di kisaran Rp 9.999.000 dengan varian RAM 12 GB dan penyimpanan 256 GB, menegaskan perbedaan segmen pasar kedua lini.
Berikut rangkuman spesifikasi utama Huawei Mate 80 Pro:
- Kamera utama: 50 MP Ultra Lighting (sensor 1/1.28″ RYYB)
- Kamera makro telephoto: 48 MP, 4× optical zoom, makro hingga 5 cm
- Kamera ultra‑wide: 40 MP
- Kamera depan: 13 MP f/2.0 + 2 sensor ToF
- AI XMAGE dengan True-to‑Colour 2.0
- Kunlun Glass generasi 2, sertifikasi IP68/IP69
- RAM 16 GB, ROM 512 GB
- Layar OLED, tiga punch‑hole, dimensi 161,8 × 76 × 7,95 mm, berat 219 g
Dengan kombinasi kamera berkelas profesional, desain yang memadukan kemewahan dan kepraktisan, serta perlindungan fisik yang ditingkatkan, Huawei Mate 80 Pro diposisikan sebagai pilihan utama bagi konsumen yang mengutamakan kualitas foto dan ketahanan perangkat. Keberhasilan peluncuran ini akan menjadi indikator seberapa cepat Huawei dapat merebut kembali pangsa pasar premium di Indonesia setelah hiatus tiga tahun.
Secara keseluruhan, kehadiran Mate 80 Pro menandai era baru bagi ekosistem smartphone Huawei di Tanah Air, memperkuat portofolio produk dengan menyeimbangkan inovasi AI, kehandalan hardware, dan harga kompetitif. Jika permintaan konsumen terus mengarah pada perangkat yang mampu menggabungkan fotografi profesional dengan daya tahan harian, Huawei berpeluang besar untuk mengukir kembali posisi dominannya di pasar flagship Indonesia.
