Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 25 April 2026 | Pertandingan antara Wolves dan Tottenham Hotspur di Molineux menjadi sorotan utama pekan ini. Dalam laga yang dijuluki “Wolves vs Tottenham”, kedua tim bersaing untuk mengukir prestasi terakhir sebelum musim berakhir. Bagi Wolves yang telah terdegradasi, ini menjadi kesempatan menutup kampanye dengan kebanggaan, sementara Tottenham yang berada di zona degradasi berupaya mematahkan rekor tidak menang selama 15 pertandingan beruntun.
Wolves, yang resmi turun ke Championship setelah kekalahan 3-0 atas Leeds United, menutup musim Premier League dengan catatan 22 kali kalah. Meskipun demikian, mereka berhasil mencatat tiga pertandingan tak terkalahkan sebelum kejatuhan akhir, menumbuhkan harapan kecil untuk mengakhiri musim di level tertinggi dengan semangat juang.
Tottenham Hotspur, di bawah asuhan Roberto De Zerbi, masih berada di bawah zona aman. Tim Spurs belum mencatat kemenangan liga di tahun 2026, memperpanjang catatan buruk menjadi 15 laga tanpa kemenangan. Pada laga sebelumnya melawan Brighton, Spurs hampir mengakhiri drought tersebut berkat gol Xavi Simons, namun berakhir imbang 2-2 setelah gol penentu Georginio Rutter. Kekalahan atau hasil imbang melawan Wolves akan menandai rekor terpanjang tanpa kemenangan dalam sejarah klub, yaitu 16 pertandingan yang pernah tercatat pada musim 1934-35.
Catatan pertemuan langsung menunjukkan keunggulan Wolves dalam enam pertemuan terakhir, dimana mereka tak terkalahkan melawan Spurs. Statistik ini memberikan motivasi tambahan bagi tim tuan rumah yang ingin menutup musim Premier League dengan catatan positif di depan para pendukung.
Prediksi Starting XI dan Daftar Cedera
- Wolves (Formasi 4-3-3): Keeper: Jos (tidak disebut), bek: Max Kilman, John Lundstram, Richard Stearman, Adrián; gelandang: João Moutinho, Leandro Trossard, Mateus Mane; penyerang: Ryan Hedges, Raúl Jiménez, Jonny.
- Tottenham (Formasi 4-2-3-1): Keeper: Guglielmo Vicario (diragukan), bek: Pedro Porro, Cristian Romero, Ben Davies, Destiny Udogie (keraguan); gelandang bertahan: James Maddison (di bangku cadangan), Dejan Kulusevski (diragukan); gelandang serang: Xavi Simons, Pedro Porro, Georginio Rutter; penyerang: Harry Kane (tersedia).
Daftar cedera utama:
- Wolves: Angel Gomes (jari kaki), Ladislav Krejci (whiplash), Jose Sa, Matt Doherty (keraguan), Enso González, Sam Johnstone (abstain), Yerson Mosquera (suspended).
- Tottenham: Guglielmo Vicario, Mohammed Kudus, Ben Davies, Dejan Kulusevski, Cristian Romero, Wilson Odobert (all unavailable), Destiny Udogie (keraguan).
Secara taktis, Wolves diperkirakan akan mengandalkan permainan balik cepat dengan dukungan Raúl Jiménez sebagai target man. Sementara itu, De Zerbi kemungkinan akan menekankan pressing tinggi dan pergerakan kreatif melalui Xavi Simons serta kombinasi dengan Pedro Porro di sisi kanan. Kunci pertandingan akan terletak pada kemampuan Spurs untuk menembus pertahanan rapat Wolves dan memanfaatkan peluang bola mati.
Analisis statistik menunjukkan bahwa Wolves mencatat rata‑rata penguasaan bola 48% di kandang, sementara Tottenham hanya 42% pada pertandingan terakhir mereka. Namun, efektivitas serangan Tottenham lebih tinggi dengan 1,8 tembakan tepat sasaran per laga dibandingkan 1,2 milik Wolves.
Prediksi akhir menempatkan pertandingan ini sangat ketat. Dengan faktor motivasi tinggi dari Wolves dan kebutuhan mendesak Spurs untuk meraih poin, hasil paling realistis adalah imbang 1-1 atau kemenangan tipis bagi Wolves. Namun, jika Spurs berhasil mengaktifkan lini serang mereka, kemenangan 2-1 juga tidak mustahil.
Dengan tekanan yang sama-sama tinggi, “Wolves vs Tottenham” menjadi salah satu laga penentu akhir musim Premier League 2025/2026. Kedua tim memiliki peluang untuk menulis akhir cerita yang berbeda, tergantung pada eksekusi taktik dan performa pemain kunci pada hari pertandingan.
