Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 04 Mei 2026 | Persipura Jayapura kembali menunjukkan kelasnya di laga penutup fase grup Pegadaian Championship 2025/2026 dengan mengalahkan Persiku Kudus 2-0 di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Minggu (3/5/2026). Dua gol pembuka dicetak oleh Williams Lugo pada menit ke-39 dan Jeam Kelly Sroyer melalui tendangan penalti pada menit ke-45. Kemenangan ini mengamankan tiket playoff bagi Tim Mutiara Hitam, yang kini akan berhadapan dengan runner‑up Grup A, Adhyaksa FC, untuk merebut satu tiket promosi ke BRI Super League 2026/27.
Pelatih Persipura, Rahmad Darmawan, mengungkapkan rasa syukurnya setelah pertandingan. “Puji Tuhan, Alhamdulillah hari ini kami diberikan kemenangan di pertandingan yang sangat penting. Saya bersyukur kami masih diberi satu kesempatan yang besar karena perjalanan kami jauh ke belakang sulit diprediksi tim mana yang mempunyai kesempatan seperti kami,” ujarnya di ruang ganti. Darmawan menekankan bahwa kemenangan ini harus dijadikan motivasi bagi seluruh pemain untuk menjaga kondisi fisik dan mental menjelang laga krusial melawan Adhyaksa FC.
Menurut taktik Rahmad, pertandingan melawan Persiku Kudus berfungsi sebagai simulasi kesiapan tim menghadapi Adhyaksa. “Kami menganggap laga ini sebagai latihan taktis. Semua pemain harus tetap fokus, karena Adhyaksa adalah tim yang solid dan sangat terorganisir dalam permainan,” kata Darmawan. Ia menambahkan, konsolidasi tim dan semangat kebersamaan menjadi kunci untuk menaklukkan lawan di babak playoff.
Sementara itu, Bambang Pujo Sumantri, pelatih Persiku Kudus, menyampaikan harapan besar agar Persipura kembali berkompetisi di kasta tertinggi. “Kami tidak bisa melepas sejarah Persipura. Sepak bola Indonesia tidak lengkap tanpa Persipura. Jadi saya doakan Persipura bisa kembali ke Liga 1 musim depan,” ungkapnya setelah timnya kalah 0-2. Pemain Persiku, Lerby Eliandry, juga memberikan dukungan penuh kepada Persipura, menilai atmosfer di Lukas Enembe sangat luar biasa dengan kehadiran lebih dari 32.000 suporter.
Di grup B, PSS Sleman telah mengamankan promosi ke Liga 1 setelah mengalahkan PSIS 3-0 di Stadion Maguwoharjo. Persipura dan PSS sama-sama mengumpulkan 56 poin, namun Persipura finis sebagai runner‑up karena selisih head‑to‑head. Hal ini menambah tekanan bagi Persipura untuk menunjukkan performa terbaik di playoff, mengingat kesempatan promosi tidak akan datang dua kali.
Jadwal playoff akan digelar pada Jumat (8/5/2026) di Stadion Papua Bangkit, Jayapura. Sebagai tuan rumah, Persipura diharapkan mendapat dukungan maksimal dari suporter Mutiara Hitam. Rahmad Darmawan menegaskan pentingnya memanfaatkan keunggulan tersebut. “Kami akan melakukan konsolidasi dengan pemain, apalagi mereka berada dalam satu gairah untuk menunggu pertandingan,” tuturnya.
Kehadiran pemain seperti Williams Lugo dan Jeam Kelly Sroyer yang tampil produktif menjadi aset penting dalam strategi ofensif Persipura. Kedua pemain tersebut berhasil mencetak gol penting pada babak pertama, memberi kepercayaan diri kepada tim untuk mengendalikan tempo pertandingan. Keberhasilan mempertahankan clean sheet juga menambah moral tim menjelang laga penentu.
Jika Persipura berhasil mengalahkan Adhyaksa FC, tim akan kembali menapaki kasta tertinggi sepak bola Indonesia setelah terdegradasi pada akhir musim 2021/2022. Kemenangan ini tidak hanya berarti promosi, tetapi juga menghidupkan kembali semangat pendukung yang selama ini menantikan kembalinya Mutiara Hitam ke panggung Liga 1.
