Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 12 April 2026 | Selebrasi sepak bola Brasil kembali terfokus pada Neymar Jr., yang kini berada dalam fase krusial menjelang Piala Dunia 2026. Pelatih kepala timnas, Carlo Anceloni, menegaskan bahwa pemain berusia 34 tahun memiliki dua bulan ke depan untuk membuktikan kebugarannya dan mengamankan tempat di skuad final. Anceloni menyampaikan hal ini dalam sebuah wawancara dengan L’Equipe, menambahkan bahwa evaluasi akan melibatkan CBF serta dirinya secara langsung.
Setelah mengalami robekan ligamen anterior cruciatum (ACL) pada Oktober 2023, Neymar menjalani operasi artroskopi pada bulan Desember dan terpaksa absen selama sepuluh pertandingan pertama musim. Meskipun demikian, ia berhasil kembali mencetak tiga gol dalam empat penampilan liga musim ini, menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang menjanjikan. “Dia berada di jalur yang tepat, namun harus terus meningkatkan kebugaran fisik,” ujar Anceloni.
Keputusan Anceloni untuk tidak memasukkan Neymar ke dalam skuad internasional pada jendela pertandingan Maret melibatkan sejumlah pemain lain seperti Endrick, Gabriel Martinelli, dan Vinícius Júnior. Neymar mengaku kecewa, namun menegaskan komitmennya untuk tetap berlatih keras demi menggapai impian tampil di Piala Dunia. “Saya sedih tidak dipanggil, namun fokus saya tetap pada latihan harian dan pertandingan selanjutnya,” ungkapnya dalam sebuah siaran Kings League Brazil melalui ESPN Brasil.
Sementara perjuangan di panggung internasional berlangsung, nama Neymar juga muncul dalam spekulasi transfer ke Major League Soccer (MLS). Laporan The Athletic mengungkap bahwa FC Cincinnati telah mengadakan pembicaraan awal dengan perwakilan Neymar mengenai kemungkinan pindah ke Amerika Serikat. Kontrak pemain dengan Santos diperkirakan berakhir pada akhir 2026, yang memberikan ruang bagi negosiasi di musim panas ini.
Jika kepindahan itu terwujud, Neymar akan menjadi salah satu bintang internasional terbesar yang pernah bergabung dengan MLS, menambah nilai jual liga tersebut serta memperluas pangsa pasar sepak bola Amerika. Namun, keputusan tersebut tidak lepas dari risiko. Analisis dari MSN menyoroti tantangan fisik yang masih dihadapi Neymar, mengingat riwayat cedera lututnya, serta adaptasi dengan gaya permainan yang berbeda di MLS.
Di sisi lain, hubungan Neymar dengan rekan satu tim juga menjadi sorotan. Pada sebuah sesi tanya jawab, pemain Brasil legendaris Hulk menanggapi pertanyaan tentang keterlibatan Neymar dalam Copa America dengan nada kritis, memicu perdebatan di antara media. Meskipun detail percakapan tidak sepenuhnya tersedia, insiden ini menambah lapisan dinamika internal dalam timnas Brasil.
Statistik pribadi Neymar tetap mengesankan. Dengan 79 gol dalam 128 penampilan, ia menempati posisi pencetak gol terbanyak sepanjang masa timnas Brasil. Namun, angka tersebut belum dapat menutupi keraguan tentang kondisi fisiknya menjelang turnamen besar. Anceloni menegaskan, “Saya akan memanggil pemain yang siap secara fisik. Jika Neymar dapat menunjukkan kebugaran maksimal, tidak ada alasan bagi saya untuk menolak dia.”
Secara keseluruhan, tiga jalur utama menanti Neymar dalam beberapa bulan mendatang: pemulihan total dari cedera ACL, penilaian kebugaran oleh tim medis dan pelatih, serta keputusan akhir terkait tawaran MLS. Semua faktor ini akan menentukan apakah sang bintang Brasil dapat menutup babak karier internasionalnya dengan penampilan di Piala Dunia 2026 atau melanjutkan petualangan barunya di tanah Amerika.
Keputusan akhir masih menanti pengumuman resmi dari CBF menjelang pemilihan skuad final. Bagi para penggemar, harapan tetap tinggi bahwa Neymar akan kembali menorehkan prestasi di panggung dunia, menginspirasi generasi berikutnya, dan menambah legenda kariernya yang sudah kaya warna.
