Mirassol Gigit Timão 2-1, Korinthians Kembali di Zona Degradasi Brasileirão 2026

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 04 Mei 2026 | Mirassol menorehkan kemenangan tipis 2-1 atas Corinthians pada laga putaran ke-14 Brasileirão 2026, sekaligus menjerumuskan Timão kembali ke zona degradasi. Pertandingan yang digelar di Estádio Municipal José Maria de Campos Maia, Mirassol, berlangsung penuh drama sejak menit pertama.

Tim tamu membuka keunggulan pada menit ke-23 lewat tendangan penalti yang dieksekusi Carlos Eduardo setelah dipanggil oleh VAR. Gol pertama itu memberikan dorongan mental bagi Mirassol, yang kemudian menggandakan selisih pada menit ke-33 melalui Edson Carioca, yang berhasil mengeksekusi serangan balik dengan menembak kuat ke sudut kanan gawang Hugo Souza.

Baca juga:

Corinthians berusaha bangkit di paruh pertama. Pada menit ke-44, Breno Bidon mencetak gol, namun wasit segera membatalkannya setelah menemukan bahwa Yuri Alberto berada dalam posisi offside pada fase build‑up. Keputusan itu menambah frustrasi bagi pelatih baru Fernando Diniz, yang masih menyesuaikan taktiknya dengan skuad.

Babak kedua dimulai dengan intensitas tinggi. Diniz melakukan beberapa pergantian, menurunkan Labyad dan menambah Dieguinho ke lini serang. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-35 babak kedua ketika Dieguinho menembak dari luar kotak penalti, memanfaatkan kesalahan pertahanan Corinthians, dan mengembalikan keunggulan Mirassol menjadi 2-1.

Corinthians terus menekan. Yuri Alberto berkolaborasi dengan Lingard dalam serangan, namun usaha mereka belum berhasil menembus gawang Walter, penjaga gawang Mirassol yang tampil impresif sepanjang pertandingan. Beberapa peluang besar muncul, termasuk tembakan keras Lingard dari jarak menengah yang meleset tipis ke tiang gawang.

Menjelang akhir pertandingan, Timão mencoba mengirimkan sejumlah bola masuk ke kotak penalti, namun semua berakhir sia-sia. Pada menit ke-85, sebuah tendangan sudut menghasilkan peluang bagi Hugo Souza untuk keluar ke daerah penalti, namun ia gagal menambah angka di papan skor.

Berikut rangkuman susunan pemain kedua tim:

Mirassol Corinthians
Walter Hugo Souza
Igor Formiga Raniele
João Victor André Ramalho
William Machado Gabriel Paulista
Victor Luís Matheus Bidu
Alesson Allan
Carlos Eduardo Matheus Pereira
Edson Carioca Breno Bidon
Dieguinho Lingard

Kemenangan ini menempatkan Mirassol pada 18‑posisi dengan 12 poin, masih berada di zona degradasi namun selisih poin kecil dengan zona aman. Sementara itu, Corinthians turun ke posisi 17 dengan 15 poin, kembali berada di zona empat terbawah klasemen.

Keberhasilan Mirassol ini tidak lepas dari taktik agresif Rafael Guanaes yang menekan tinggi sejak menit awal. Di sisi lain, Fernando Diniz harus mengevaluasi kembali strategi defensifnya, terutama dalam mengontrol lini tengah yang sering terjebak dalam tekanan tinggi.

Jadwal selanjutnya, Mirassol akan menghadapi LDU Quito dalam laga grup keempat Copa Libertadores pada hari Kamis, sementara Corinthians melanjutkan kampanye internasionalnya melawan Santa Fe di Kolombia pada hari Rabu. Kedua tim kini harus memperbaiki performa masing‑masing untuk menghindari ancaman degradasi lebih lanjut.

Secara statistik, pertandingan ini mencatat total tembakan Mirassol 14 kali dengan 6 di antaranya mengarah ke gawang, sementara Corinthians menembakkan 11 tembakan, namun hanya 3 yang tepat sasaran. Possession menguntungkan Timão dengan 58 % namun tidak dapat memanfaatkan keunggulan tersebut menjadi gol.

Dengan hasil ini, persaingan di puncak klasemen menjadi semakin ketat, sementara zona degradasi semakin padat. Para pendukung berharap kedua tim dapat bangkit pada laga berikutnya dan mengubah nasib mereka di kompetisi nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *