Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 12 April 2026 | Jakarta, 12 April 2026 – Setelah Persija Jakarta mengukir kemenangan telak 3-0 atas Persebaya Surabaya pada laga pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026, pelatih asal Brasil, Mauricio Souza, menegaskan keputusan untuk menahan kiper muda Cyrus Margono tidak berhubungan dengan hasil tiga gol yang diraih timnya. Keputusan tersebut merupakan bagian dari kebijakan taktis jangka panjang yang diambil demi konsistensi dan stabilitas lini belakang Persija.
Dalam konferensi pers pasca pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Souza mengapresiasi penampilan tim yang mendominasi sejak peluit pertama. Eksel Runtukahu menjadi bintang dengan mencetak dua gol, sementara Allano Lima menambah satu gol lewat tendangan penalti. Persija mengendalikan ritme permainan, menekan pertahanan Persebaya hingga menciptakan peluang berulang kali. Meskipun Persebaya sempat memperoleh gol melalui Mihailo Perovic pada menit ke-29, keputusan wasit untuk menolak gol tersebut karena offside menegaskan kembali dominasi Macan Kemayoran.
Namun, di balik sorotan pada aksi serangan, Souza menyoroti aspek penting di balik layar: manajemen skuad kiper. “Cyrus Margono belum layak menjadi kiper nomor satu Persija,” ujar Souza. “Keputusan untuk tidak menurunkan dia pada pertandingan melawan Persebaya sama sekali tidak berkaitan dengan hasil tiga gol yang kami dapatkan. Ini lebih kepada penilaian teknis dan kesiapan mentalnya,” tambahnya.
Souza menjelaskan bahwa dalam minggu-minggu terakhir, performa tim mengalami fluktuasi yang mengancam posisi mereka di papan atas klasemen. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya konsistensi hingga akhir musim. “Kami harus tampil konsisten seperti pada pertandingan melawan Persebaya. Fokus utama kami adalah mempertahankan level performa tersebut di setiap laga, baik di kandang maupun tandang,” ujarnya.
Selain keputusan terkait Cyrus Margono, Souza juga mengumumkan lima pemain yang akan absen pada pekan berikutnya, yaitu Jordi Amat, Thales Lira, Mauro Zijlstra, Shayne Pattynama, dan tentu saja Cyrus Margono. Penjelasan lebih lanjut menyebutkan bahwa masing-masing pemain memerlukan istirahat atau perawatan untuk menghindari cedera lebih lanjut. “Kami tidak ingin pemain kami kelelahan atau terbebani oleh tekanan persaingan. Fokus kami tetap pada peningkatan diri tim,” jelas Souza.
Dalam upaya menjaga kestabilan lini belakang, Souza menekankan bahwa pelatihan khusus telah dilakukan untuk meningkatkan koordinasi antara bek dan kiper. Ia menambahkan bahwa penilaian terhadap Cyrus Margono mencakup aspek distribusi bola, keberanian dalam menghadapi serangan lawan, serta kemampuan mengorganisir pertahanan. “Cyrus masih perlu mengasah beberapa aspek teknis, terutama dalam mengatur pertahanan saat tekanan tinggi. Kami memberi waktu baginya untuk berkembang,” ungkapnya.
Keputusan tersebut mendapat reaksi beragam dari para pendukung. Sebagian mengkritik kebijakan pembatasan waktu bermain bagi kiper muda, namun mayoritas mengapresiasi transparansi dan alasan taktis yang disampaikan pelatih. Di sisi lain, performa tim tetap menjadi sorotan utama. Dengan tiga poin tambahan, Persija naik ke posisi ketiga klasemen dengan 55 poin, hanya tertinggal enam poin dari pemimpin Persib Bandung yang memiliki satu pertandingan lebih sedikit.
Souza juga menekankan pentingnya memanfaatkan keunggulan kandang di Stadion Gelora Bung Karno. “Kami akan menjadikan SUGBK sebagai benteng tak terpelajar. Kemenangan 3-0 melawan Persebaya membuktikan bahwa kami mampu bermain dengan intensitas tinggi di rumah,” katanya. Ia menambahkan bahwa strategi defensif yang ketat dan transisi cepat ke serangan menjadi kunci utama dalam meraih kemenangan.
Untuk pekan ke-28, Persija akan berangkat ke markas PSBS Biak. Souza menegaskan bahwa tim akan tetap fokus pada proses, bukan hanya hasil akhir. “Kami tidak memikirkan persaingan juara secara berlebihan. Kami hanya ingin menjadi tim yang lebih baik pada setiap pertandingan,” tutupnya. Dengan kebijakan seleksi pemain yang jelas, termasuk keputusan untuk menahan Cyrus Margono, Persija berusaha menyiapkan diri menghadapi sisa musim dengan mental dan taktik yang matang.
