Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 06 Mei 2026 | Manchester City tengah menghadapi krisis lini tengah yang dapat memaksa mereka mengorbankan beberapa pemain kunci. Salah satu nama yang paling sering dibicarakan adalah gelandang asal Belanda, Tijjani Reijnders, yang kini menjadi incaran beberapa klub top Serie A pada bursa transfer musim panas ini.
Sejak akhir musim 2024/2025, performa lini tengah City menurun tajam setelah cedera beruntun pada beberapa pemain inti. Pelatih Pep Guardiola dipaksa merombak taktik, dan muncul spekulasi bahwa Reijnders akan dijual untuk menyeimbangkan buku keuangan klub sekaligus memberi ruang bagi talenta muda. Kondisi ini menambah nilai pasar gelandang berusia 26 tahun, yang dikenal dengan kemampuan mengatur tempo permainan serta kontribusi defensif yang kuat.
Di sisi lain, klub-klub Serie A tidak tinggal diam. Real Madrid, yang tengah mencari pengganti bagi veteran di lini tengah, mengirim delegasi ke London untuk menilai secara langsung kemampuan Reijnders. Meski klub Spanyol belum resmi menyatakan minat, laporan internal menyebut bahwa mereka siap menawar dengan nilai yang kompetitif, mengingat krisis lini tengah City yang semakin jelas.
Juventus menjadi pihak lain yang menaruh mata pada pemain asal Belanda tersebut. Menurut sumber yang dekat dengan birokrasi Juventus, mereka telah menyiapkan tawaran awal yang mencakup sejumlah pemain muda sebagai bagian dari kesepakatan tukar. Klub Bianconeri melihat Reijnders sebagai solusi jangka pendek untuk mengisi kekosongan setelah kepergian beberapa gelandang senior pada musim lalu.
Berikut adalah ringkasan klub yang dikabarkan menyiapkan penawaran untuk Tijjani Reijnders:
- Real Madrid – Menawarkan paket finansial tinggi dengan kemungkinan tambahan pemain muda sebagai bonus.
- Juventus – Mengusulkan pertukaran pemain dan uang tunai, menekankan peran utama Reijnders di lini tengah.
- Inter Milan – Meski belum mengonfirmasi secara resmi, nama Inter muncul dalam rumor sebagai alternatif bagi City yang ingin menjual dengan harga menguntungkan.
Jika transfer ini terwujud, dampaknya akan terasa luas. Bagi Manchester City, penjualan Reijnders dapat membuka slot gaji bagi pemain muda akademi yang dipromosikan, sekaligus menambah likuiditas untuk memperkuat posisi mereka di pasar transfer musim depan. Namun, kehilangan gelandang serba guna ini juga berisiko memperparah masalah kreativitas di tengah lapangan, terutama ketika Guardiola mengandalkan rotasi pemain untuk menyesuaikan taktik melawan lawan kuat di Liga Premier.
Bagi Juventus, kedatangan Reijnders diharapkan dapat mengembalikan keseimbangan di lini tengah, memberi opsi tambahan dalam pergantian cepat, serta menambah pengalaman internasional pada skuad yang tengah menargetkan kembali gelar Serie A. Sementara Real Madrid, dengan ambisi mengulang era kejayaan, mengincar Reijnders sebagai batu loncatan untuk menutup celah yang ditinggalkan oleh bekas gelandang ikonik mereka.
Analisis pasar menunjukkan bahwa nilai transfer Tijjani Reijnders diperkirakan berada di kisaran €30‑35 juta, dengan bonus performa yang dapat meningkatkan total nilai kesepakatan. Manchester City diperkirakan menginginkan penawaran yang tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga memberikan jaminan bahwa pemain tersebut akan bermain di tingkat kompetitif, mengingat ambisi klub dalam kompetisi domestik dan Eropa.
Dengan jendela transfer musim panas yang hanya berjarak beberapa minggu, semua pihak diharapkan melakukan negosiasi intensif. Para penggemar dan analis sepak bola menantikan keputusan akhir, yang akan menentukan nasib lini tengah City serta memperkuat ambisi Serie A dalam persaingan untuk menggaet pemain berbakat dari liga-liga teratas Eropa.
Jika kesepakatan tercapai, Tijjani Reijnders akan menjadi contoh nyata bagaimana krisis internal sebuah klub dapat memicu pergerakan pemain lintas liga, sekaligus menambah dinamika persaingan transfer musim panas 2026/2027.
