Gennaro Gattuso Usir Kenneth Taylor dari Sesi Latihan Lazio

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 05 Agustus 2026 | Lazio kembali menghadapi situasi kurang kondusif selama persiapan pramusim. Pelatih anyar Gennaro Gattuso mengambil tindakan tegas dengan mengusir Kenneth Taylor dari sesi latihan setelah terjadi adu argumen di Formello.

Lazio menjalani latihan pagi seperti biasa sebelum ketegangan muncul sekitar satu jam setelah sesi dimulai. Taylor, yang bergabung dari Ajax pada Januari lalu, mengeluhkan benturan yang dialaminya hingga memicu perdebatan dengan sang pelatih.

Baca juga:

Lazio kini berupaya meredakan situasi tersebut secara internal. Namun, insiden ini menunjukkan bahwa Gattuso tidak ingin menoleransi tindakan yang dianggap mengganggu disiplin tim.

Ketegangan bermula ketika Kenneth Taylor menyampaikan keluhannya setelah menerima benturan dalam latihan. Respons Gattuso terhadap sikap gelandang berusia 24 tahun itu berlangsung cepat dan tanpa kompromi. Pelatih berusia 48 tahun tersebut menghentikan latihan sejenak sebelum menunjuk ke arah luar lapangan.

Ia kemudian melontarkan perintah, “Keluar!”, yang membuat Taylor langsung meninggalkan sesi latihan. Gattuso memang dikenal sebagai pelatih yang menuntut disiplin tinggi dari seluruh pemainnya. Oleh karena itu, ia memilih mengambil keputusan tegas begitu situasi mulai memanas di lapangan.

Laporan dari media Italia mengungkapkan bahwa Lazio tidak berencana memberikan hukuman berat kepada Kenneth Taylor. Manajemen lebih memilih menyelesaikan persoalan tersebut melalui komunikasi langsung. Taylor dijadwalkan menggelar pembicaraan dengan Gattuso bersama jajaran direktur olahraga sebelum sesi latihan berikutnya dimulai.

Pertemuan itu diharapkan mampu mengakhiri kesalahpahaman sehingga tidak mengganggu persiapan tim. Lazio saat ini sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi musim baru dan insiden ini tidak diharapkan mengganggu fokus tim.

Di akhir, Lazio berharap dapat menyelesaikan masalah ini dengan cepat dan memulai musim baru dengan baik. Dengan demikian, tim dapat fokus pada tujuan utama mereka, yaitu meraih kesuksesan di lapangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *