Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 03 Mei 2026 | Pertandingan Serie A pekan ke-35 antara Pisa dan Lecce berlangsung di Arena Garibaldi, Pisa, pada 1 Mei 2026. Kedua tim masuk dengan misi berbeda: Pisa berjuang menghindari degradasi, sementara Lecce berusaha mengamankan tiga poin penting untuk meloloskan diri dari zona merah.
Pertandingan dimulai dengan tempo yang relatif lambat. Pisa berusaha menekan pertahanan Lecce sejak menit awal, namun serangan pertama mereka belum menghasilkan gol. Pada menit ke-13, Michel Aebischer mengeksekusi tendangan bebas yang memaksa kiper Wladimiro Falcone melakukan penyelamatan penting. Beberapa menit kemudian, Filip Stojilkovic mendapat peluang tembak, namun tendangannya meleset ke sisi tiang.
Kejadian penting pertama terjadi pada menit ke-52 ketika Lameck Banda berhasil memanfaatkan celah di lini belakang Pisa dan mencetak gol pembuka bagi Lecce, memimpin 1-0. Gol tersebut menandai perubahan momentum, dengan tim tamu menunjukkan serangan yang lebih terorganisir.
Respons cepat Pisa muncul dua menit kemudian. Mehdi Leris, yang masuk sebagai pengganti, menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-54 dengan tembakan yang menembus jaring Falcone. Gol tersebut memberi harapan kepada pendukung Pisa, namun kelegaan itu tidak bertahan lama.
Pada menit ke-65, Walid Cheddira, striker asal Maroko yang dipinjam dari Napoli, menambah keunggulan Lecce dengan gol kedua. Pierotti memberikan umpan silang, yang diterima Cheddira dan ia mengeksekusi tembakan finishing yang tak dapat dihalau oleh Falcone. Skor akhir 2-1 menjadi keputusan final, menegaskan kemenangan Lecce.
Selama pertandingan, wasit Daniele Doveri menunjukkan keputusan yang tegas dengan memberikan lima kartu kuning kepada pemain, termasuk Amar Caracciolo (Pisa) dan Durosinmi (Lecce). Sebuah gol yang sempat dicetak oleh Camarda pada menit ke-80 dinyatakan offside setelah peninjauan VAR, menambah drama pada laga.
Statistik pertandingan menunjukkan bahwa Pisa mencatat 9 tembakan, namun hanya 2 yang berada di sasaran. Lecce memiliki 7 tembakan, dengan 3 tepat sasaran. Kedua tim masing-masing melakukan satu pergantian pada babak pertama dan tiga pergantian pada babak kedua, mencoba mengubah taktik permainan.
- Gol Lecce: Lameck Banda (52′), Walid Cheddira (65′)
- Gol Pisa: Mehdi Leris (54′)
- Kartu kuning: Amar Caracciolo, Durosinmi, Pierotti, Meister, Aebischer
Kemenangan ini memiliki implikasi signifikan bagi klasemen. Dengan tiga poin tambahan, Lecce naik ke posisi ke-17 dengan 32 poin, selisih empat poin dari Cremonese yang berada di zona aman. Sementara itu, Pisa tetap berada di zona degradasi dengan 18 poin, memastikan mereka turun ke Serie B meskipun masih ada tiga pertandingan tersisa.
Pelatih Lecce, Fabio Di Francesco, menyatakan kepuasannya atas performa tim, khususnya kemampuan menahan tekanan di babak pertama dan memanfaatkan peluang di babak kedua. Di sisi lain, pelatih Pisa, Stefano Giannini, mengakui bahwa timnya belum mampu mengeksekusi peluang dengan efektif dan harus memperbaiki pertahanan di sisa musim.
Dengan hasil ini, fokus selanjutnya bagi Lecce adalah pertandingan melawan Lazio pada pekan berikutnya, yang akan menjadi ujian besar untuk menjaga posisi mereka di Serie A. Bagi Pisa, perjalanan berakhir di Serie B, menandai penurunan pertama mereka setelah promosi musim sebelumnya.
Secara keseluruhan, laga Pisa vs Lecce menampilkan drama klasik Serie A: gol cepat, keputusan VAR kontroversial, dan dampak langsung pada nasib klub di klasemen. Pertandingan ini akan dikenang oleh pendukung kedua tim sebagai titik balik penting dalam perjuangan mereka masing-masing.
