Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 12 April 2026 | Genoa berhasil meraih tiga poin penting dalam laga pekan ke-32 Serie A 2025-2026 setelah mengalahkan Sassuolo dengan skor 2-1 di Stadio Ferraris, Minggu (12/4/2026). Pertandingan yang semula berjalan ketat berubah menjadi sorotan utama karena insiden perkelahian di dalam terowongan ruang ganti pada jeda babak pertama, yang berujung pada kartu merah bagi winger Sassuolo, Domenico Berardi, dan gelandang Genoa, Mikael Ellertsson.
Babak pertama dimulai dengan tekanan agresif dari kedua tim. Pada menit ke-18, gelandang Ukraina yang memperkuat Genoa, Ruslan Malinovskyi, memanfaatkan ruang di area pertahanan Sassuolo dan melepaskan tembakan jarak jauh yang melesat ke sudut atas gawang, memberi Genoa unggulan 1-0. Sejak saat itu, intensitas pertandingan terus meningkat, dengan kedua sisi menciptakan peluang tetapi belum mampu menambah gol.
Menjelang akhir babak pertama, sebuah tekel keras yang dilakukan oleh pemain Genoa terhadap Berardi memicu pertengkaran verbal antara Berardi dan bek Genoa, Stefano Sabelli. Ketegangan memuncak ketika Berardi membalas dengan kata-kata tajam, memicu reaksi fisik yang melibatkan juga Johan Vásquez serta Mikael Ellertsson. Wasit Antonio Rapuano tidak menghabiskan waktu lama untuk menilai situasi dan mengeluarkan kartu merah langsung kepada Berardi dan Ellertsson. Kedua tim kemudian melanjutkan babak kedua masing-masing dengan sepuluh pemain.
Setelah jeda, Sassuolo menyesuaikan taktiknya dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-57 melalui serangan balik cepat yang diakhiri dengan gol Ismael Kone. Gol tersebut memanfaatkan ruang yang terbuka setelah Genoa kehilangan salah satu gelandangnya. Skor menjadi 1-1 dan menambah ketegangan di antara penonton yang menyaksikan duel antara mantan pemenang Piala Dunia, Daniele De Rossi (Genoa) dan Fabio Grosso (Sassuolo), yang menjadi sorotan tambahan dalam pertandingan.
Menjelang akhir pertandingan, Genoa kembali menunjukkan kegigihan. Pada menit ke-84, striker berpengalaman Caleb Ekuban menembus pertahanan Sassuolo dan mengeksekusi penyelesaian klinis, mengembalikan keunggulan 2-1 untuk tim tuan rumah. Gol tersebut datang setelah kesalahan antisipasi dari kiper Sassuolo, Arijanet Muric, yang gagal menahan bola masuk ke jaring.
Dengan hasil akhir 2-1, Genoa naik ke peringkat ke-14 klasemen Serie A dengan total 36 poin, sementara Sassuolo turun satu posisi ke peringkat ke-11 dengan 42 poin. Kemenangan ini memberikan dorongan moral bagi Genoa menjelang pertandingan berikutnya, terutama mengingat kehadiran De Rossi yang memberikan pengalaman dan kepemimpinan di lini tengah.
Berikut rangkaian peristiwa utama dalam pertandingan:
- 18′ – Ruslan Malinovskyi (Genoa) mencetak gol pertama.
- 45’+ – Insiden perkelahian di terowongan, kartu merah untuk Domenico Berardi (Sassuolo) dan Mikael Ellertsson (Genoa).
- 57′ – Ismael Kone (Sassuolo) menyamakan kedudukan.
- 84′ – Caleb Ekuban (Genoa) mencetak gol kemenangan.
Insiden di terowongan menimbulkan perdebatan mengenai disiplin pemain di Serie A. Pengamat sepak bola menilai bahwa tindakan keras wasit Rapuano sudah tepat, mengingat potensi eskalasi yang lebih parah bila kedua pemain dibiarkan tetap bermain. Kedua tim harus menyesuaikan strategi mereka pada babak berikutnya dengan skuad yang berkurang, khususnya Sassuolo yang harus mencari solusi menggantikan peran kreatif Berardi di lini serang.
Selain faktor teknis, pertandingan ini juga menjadi panggung bagi pertemuan dua legenda Italia, De Rossi dan Grosso, yang keduanya pernah membawa Italia meraih gelar Piala Dunia. Duel mereka menambah nilai historis pada laga yang sudah sarat drama ini.
Kesimpulannya, Genoa berhasil memanfaatkan momen krusial dan mengamankan tiga poin penting, sementara Sassuolo harus menata kembali mental pemainnya setelah perkelahian yang mengganggu konsentrasi tim. Pertandingan ini menjadi contoh bagaimana faktor psikologis dan disiplin dapat memengaruhi hasil akhir di level tertinggi kompetisi sepak bola Italia.
