Persis Solo vs Arema FC: Kalah 0-2, Milo Sebut Laga Terburuk Musim Ini

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 20 April 2026 | Pertandingan antara Persis Solo dan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, berakhir dengan kekalahan 0-2 bagi tuan rumah pada Sabtu sore, 18 April 2026. Dua gol kemenangan dicetak oleh penyerang Brasil Gabriel Silva pada menit ke-17 dan ke-53, menegaskan dominasi Arema dalam transisi cepat. Kegagalan Persis Solo menimbulkan kritik keras dari pelatihnya, Milomir Seslija yang akrab dipanggil Milo, yang menyebut hasil ini sebagai salah satu penampilan terburuk di musim ini.

Sejak awal laga, Arema menampilkan strategi menyerang yang terorganisir. Gabriel Silva, yang mencetak brace pertamanya di Super League musim ini, memanfaatkan ruang di lini pertahanan Persis yang tampak kebingungan. Gol pertama muncul pada menit ke-17 setelah umpan terobosan dari gelandang Matheus Blade, yang kemudian diikuti dengan penyelesaian tepat di depan gawang. Kedua gol tersebut memperlebar keunggulan Arema dan mengurangi harapan Persis untuk bangkit.

Baca juga:

Di sisi lain, Persis Solo tampak tidak mampu menyesuaikan diri dengan taktik lawan. Pertahanan sering terjebak dalam duel satu lawan satu yang tidak menguntungkan, sementara lini tengah gagal menguasai bola dan menciptakan peluang nyata. Milo mengakui bahwa meski timnya telah memprediksi gaya permainan Arema, semua pemain tampak mengalami hari yang buruk, sehingga hasil akhir menjadi sangat mengecewakan.

Kerugian ini menghentikan catatan impresif Persis Solo yang sebelumnya berhasil mencatat delapan laga tak terkalahkan, dengan tiga kemenangan dan lima hasil imbang. Setelah kekalahan di Malang, posisi Persis kembali menurun ke peringkat ke-16 dengan total 24 poin, kembali berada di zona merah. Berikut rangkuman singkat klasemen bagian bawah liga setelah laga ini:

  • Semen Padang FC – 20 poin
  • PSBS Biak – 18 poin
  • Persis Solo – 24 poin (peringkat 16)
  • Persijap Jepara – 25 poin
  • Madura United FC – 26 poin

Selain masalah taktik, terdapat insiden menarik yang terekam kamera broadcast. Pada pertengahan babak kedua, Milo terlibat perdebatan sengit dengan playmaker asal Brasil, Dimitri Lima Souza, yang baru saja masuk menggantikan Roman Paparyga. Milo menegur Dimitri karena tidak mengikuti instruksi permainan, yang kemudian berujung pada penggantiannya kembali oleh Yabes Roni setelah 36 menit bermain. Konflik kecil ini menambah tekanan pada Milo, yang harus menenangkan suasana di ruang ganti sambil mempersiapkan perbaikan taktik untuk pertandingan selanjutnya.

Dimitri Lima, yang dijuluki “playmaker” oleh media, tampak kesulitan menyesuaikan diri dengan ritme tim. Ia masuk di awal babak kedua namun tidak mampu menciptakan peluang signifikan, bahkan terlihat ragu dalam mengambil keputusan di lini tengah. Kegagalan ini menyoroti masalah adaptasi pemain asing dalam skema yang diterapkan oleh Milo.

Kiper Persis, Muhammad Riyandi, mengakui performa tim belum memuaskan. “Kami datang dengan ambisi kuat untuk meraih poin, namun hasilnya tidak sesuai harapan. Banyak pelajaran yang dapat kami ambil dari laga ini untuk perbaikan ke depannya,” ungkapnya dengan nada optimis meski situasi klasemen menuntut hasil positif segera.

Arema FC, yang dikenal dengan julukan “Singo Edan”, menunjukkan kualitas tim yang solid. Selain Gabriel Silva, gelandang Matheus Blade berperan penting dalam mengatur serangan, memberikan umpan-umpan berbahaya yang berujung pada gol. Pelatih Arema menilai kemenangan ini sebagai bukti konsistensi timnya dalam menghadapi lawan-lawan kuat di papan tengah dan atas klasemen.

Milo mengidentifikasi beberapa masalah teknis yang harus diperbaiki, antara lain kurangnya akurasi tembakan, penguasaan bola yang tidak berujung pada peluang nyata, serta ketidaksesuaian formasi saat melawan serangan cepat Arema. Ia menambahkan, “Kami harus meningkatkan efisiensi dalam transisi menyerang serta memperbaiki koordinasi antara lini belakang dan tengah. Kesalahan kecil ini menjadi mahal di laga penting seperti ini.”

Dengan jadwal pertandingan yang semakin padat, Persis Solo harus segera bangkit. Pertandingan berikutnya akan menjadi ujian krusial untuk menghindari penurunan lebih jauh di klasemen dan kembali mengamankan poin demi mengamankan posisi aman dari zona degradasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *