Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 20 Mei 2026 | Pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026 telah usai, dan Persis Solo berhasil mengalahkan Dewa United dengan skor 1-0. Gol tunggal Luka Dumancic membawa kemenangan bagi Persis Solo di Stadion Manahan, Solo. Kemenangan ini membuat Persis Solo tetap bertahan di BRI Super League dan akan terus bertarung hingga pekan terakhir untuk mencoba selamat dari zona degradasi.
Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, dinobatkan sebagai pelatih terbaik pekan ke-33 setelah berhasil mengantar timnya meraih kemenangan atas Dewa United. Sementara itu, pemain Persebaya Surabaya, Bruno Paraiba, menjadi salah satu pemain terbaik pekan ke-33 setelah mencetak hattrick dalam kemenangan 7-0 atas Semen Padang.
Persebaya Surabaya sendiri berhasil menghancurkan Semen Padang dengan skor 7-0 di Stadion GOR H. Agus Salim, Padang. Bruno Paraiba hanya membutuhkan waktu 25 menit untuk mencetak hattrick, membuktikan kemampuan yang luar biasa. Selain itu, pemain Persija Jakarta, Gustavo Almeida, juga menjadi salah satu pemain terbaik pekan ke-33 setelah mencetak dua gol dalam kemenangan 3-1 atas Persik Kediri.
Striker Bali United, Boris Kopitovic, juga mencatatkan namanya dalam daftar pemain terbaik pekan ke-33 setelah mencetak dua gol dalam kemenangan 4-1 atas Bhayangkara FC. Kemenangan-kemenangan ini menunjukkan ketatnya persaingan di BRI Super League dan menegaskan bahwa setiap tim memiliki potensi untuk meraih kemenangan.
Di sisi lain, PSSI telah menjatuhkan sanksi kepada beberapa klub Liga 1, termasuk Dewa United, Persebaya Surabaya, dan Persita, karena pelanggaran yang dilakukan selama pertandingan. Sanksi ini mencakup denda dan larangan bermain untuk beberapa pemain. Hal ini menunjukkan bahwa PSSI serius dalam menjaga integritas dan disiplin dalam kompetisi sepak bola di Indonesia.
Kesimpulan dari pekan ke-33 BRI Super League adalah bahwa Persis Solo berhasil mengalahkan Dewa United dan tetap bertahan di liga, sementara pemain-pemain seperti Bruno Paraiba, Gustavo Almeida, dan Boris Kopitovic menunjukkan kemampuan yang luar biasa. Dengan sanksi yang diberikan oleh PSSI, diharapkan tim-tim akan lebih disiplin dan fokus pada pertandingan, sehingga meningkatkan kualitas kompetisi secara keseluruhan.
