Persib klasemen Terancam? Imbang Dewa United Bikin Puncak Liga Semakin Panas

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 21 April 2026 | Persib Bandung kembali menjadi sorotan utama Liga Indonesia usai hasil imbang 2-2 melawan Dewa United pada pekan ke-28 BRI Super League. Kegagalan meraih tiga poin menurunkan momentum Persib klasemen yang kini berada di ujung atas dengan 65 poin dari 28 laga.

Babak pertama berlangsung sengit. Dewa United membuka keunggulan lewat gol Alex Martins pada menit ke‑24, diikuti Ricky Kambuaya pada menit ke‑61. Kedua gol tersebut menempatkan tim tamu unggul 2‑0. Namun, pada menit ke‑63 Alex Martins menerima kartu merah kedua, memaksa pelatih Jan Olde Riekerink mengubah taktik secara mendadak.

Baca juga:

Persib merespon dengan menambah tekanan. Pada menit ke‑77 Thom Haye mengeksekusi penalti yang mengembalikan keunggulan ke 2‑1, dan hanya sembilan menit kemudian Andrew Jung menyundul bola ke gawang, menyamakan kedudukan menjadi 2‑2. Gol kedua Jung menjadi penentu bahwa Persib tidak akan terpuruk meski kehilangan peluang emas pada babak pertama.

Hasil imbang ini menimbulkan konsekuensi penting pada papan atas klasemen. Persib tetap memimpin, namun jarak aman dari pesaing terdekat kini hanya dua poin. Borneo FC, yang menempati posisi kedua dengan 63 poin, berada dalam posisi strategis untuk mengejar puncak pada laga pekan depan melawan Semen Padang, tim papan bawah yang sedang berjuang keluar zona degradasi.

Berikut rangkuman singkat posisi lima besar dan tiga terbawah setelah pekan ke‑28:

Posisi Tim Poin
1 Persib Bandung 65
2 Borneo FC 63
3 Persija Jakarta 58
4 Arema FC 55
5 PSIS Semarang 53
16 Persis Solo 24
17 Semen Padang 20
18 PSBS Biak 18

Zona degradasi semakin menegangkan. PSBS Biak berada di dasar klasemen dengan 18 poin, sedangkan Semen Padang berada di peringkat ke‑17 dengan 20 poin, terancam terperosok lebih dalam. Persis Solo berada di posisi ke‑16 dengan 24 poin, menunggu peluang untuk mengamankan poin penting.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, menegaskan bahwa timnya tidak dapat berpuas diri meski berada di puncak. “Kami harus memperbaiki konsistensi, terutama dalam mengelola fase pertahanan setelah mencetak gol,” ujar Hodak dalam konferensi pers pasca pertandingan. Ia menambahkan bahwa pertandingan melawan Arema FC pekan depan akan menjadi ujian berat bagi skuad Maung Bandung.

Di sisi lain, pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, tetap optimis. “Kemenangan atas tim papan atas menunjukkan kualitas kami. Kami akan kembali lebih kuat pada laga berikutnya,” katanya setelah pertandingan berakhir imbang.

Statistik individu menunjukkan performa gemilang Thom Haye yang berhasil mengonversi penalti, serta Andrew Jung yang mencetak gol penting melalui sundulan. Kedua pemain tersebut kini menjadi figur kunci dalam upaya Persib mempertahankan puncak klasemen.

Dengan sisa lima pekan lagi, persaingan di papan atas dan zona degradasi diprediksi akan semakin sengit. Persib harus mengamankan tiga poin melawan Arema, sementara Borneo FC berupaya menyalip dengan mengalahkan Semen Padang. Pertarungan ini akan menentukan siapa yang akan mengangkat trofi BRI Super League pada akhir musim.

Secara keseluruhan, imbang melawan Dewa United menjadi peringatan bagi Persib bahwa gelar juara belum dapat diambil begitu saja. Konsistensi, ketajaman serangan, dan kedisiplinan defensif menjadi faktor penentu dalam beberapa laga terakhir yang akan menentukan nasib akhir musim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *