Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 13 April 2026 | Persib Bandung kembali menegaskan dominasi di puncak klasemen Liga 1 Indonesia usai kemenangan dramatis 3-2 atas Bali United pada pekan ke-27. Dengan total 64 poin, skuad Bojan Hodak kini unggul empat angka dari pesaing terdekat, Borneo FC, dan menambah jarak aman dari zona relegasi. Di sisi lain, Persis Solo berjuang keras menjaga eksistensinya di kasta tertinggi setelah mengumpulkan poin-poin krusial dalam beberapa laga terakhir.
Kemenangan 3-2 melawan Bali United berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu (12/4/2026). Persib memanfaatkan tekanan sejak menit awal, menciptakan peluang pertama pada menit ke-12 lewat kombinasi Berguinho dan Ramon Tanque, namun pertahanan lawan berhasil menahan. Gol pertama datang pada menit ke-30 melalui sundulan Ramon Tanque setelah umpan jauh Federico Barba. Pada babak kedua, Luciano Guaycochea menambah keunggulan lewat bola rebound pada menit ke-55.
Namun, pertandingan tidak berjalan mulus bagi Persib. Patricio Matricardi menerima kartu kuning kedua pada menit ke-64, memaksa tim melanjutkan dengan sepuluh pemain. Bali United memanfaatkan kelebihan angka, menyamakan kedudukan pada menit ke-81 lewat tendangan bebas Teppei Yachida. Tekanan kembali menguat, dan pada menit ke-87 Federico Barba menyumbang gol ke-3 melalui sundulan, mengamankan kemenangan 3-2 meski Bali United menambah satu gol di injury time lewat Jordy Bruijn.
Susunan pemain Persib Bandung menampilkan formasi 4-3-3 dengan Teja Paku Alam di antara tiang gawang, lini belakang terdiri dari Eliano Reijnders, Patricio Matricardi, Federico Barba, dan Kakang Rudianto. Marc Klok, Luciano Guaycochea, dan Thom Haye mengisi lini tengah, sementara lini serang dipimpin oleh Uilliam Barros, Ciro Alves, dan Ramon Tanque. Pelatih Bojan Hodak memuji konsistensi tim dalam mengontrol tempo permainan dan mengoptimalkan peluang dari bola mati.
Hasil ini meningkatkan poin Persib menjadi 64, memperlebar jarak empat poin dari Borneo FC yang berada di posisi kedua dengan 60 poin. Posisi ketiga kini dipegang oleh Persebaya Surabaya dengan 58 poin, sementara Persija Jakarta berada di peringkat keempat dengan 55 poin. Dengan 12 pertandingan tersisa, Persib memiliki margin yang cukup untuk mempertahankan puncak, namun tekanan tetap ada mengingat persaingan ketat di atas papan.
Di papan bawah, Persis Solo menjadi sorotan utama setelah menempati zona ancaman degradasi. Tim yang dipimpin oleh pelatih nama pelatih (informasi belum tersedia) berhasil mengumpulkan poin penting pada pekan terakhir dengan mengalahkan Barito Putera 2-1, memperbaiki selisih gol dan menambah kepercayaan diri. Namun, mereka masih harus bersaing dengan tim-tim lain yang berada di zona merah, seperti PSIS Semarang dan RANS Nusantara, yang masing-masing memiliki selisih poin tipis.
Klasemen sementara Liga 1 2026 (per 15 April 2026) dapat dirangkum dalam tabel berikut:
| Posisi | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Persib Bandung | 64 |
| 2 | Borneo FC | 60 |
| 3 | Persebaya Surabaya | 58 |
| 4 | Persija Jakarta | 55 |
| … | … | … |
| 16 | Persis Solo | 31 |
| 17 | PSIS Semarang | 30 |
| 18 | RANS Nusantara | 29 |
Persis Solo, dengan 31 poin, berada di posisi 16, satu poin di atas zona degradasi langsung. Pertandingan selanjutnya melawan PSM Makassar menjadi krusial untuk mengamankan tiga poin dan menurunkan risiko terjatuh ke zona biru. Jika Persis dapat mengumpulkan setidaknya satu kemenangan atau tiga kali hasil imbang, mereka memiliki peluang besar untuk menghindari turun ke Liga 2.
Secara statistik, Persib menampilkan rata-rata kepemilikan bola 58% serta tembakan ke arah gawang lawan sebanyak 12 kali per pertandingan, mencerminkan gaya permainan menyerang yang agresif. Di sisi lain, Persis Solo mencatat rata-rata tembakan ke gawang hanya 5 kali per laga, menandakan kebutuhan untuk meningkatkan efektivitas di lini serang.
Para pengamat sepak bola menilai bahwa konsistensi Persib dalam mengamankan poin di kandang dan kemampuan untuk tetap produktif meski bermain dengan 10 orang menjadi faktor utama keberhasilan mereka. Sementara Persis harus memperbaiki pertahanan, terutama dalam mengelola situasi set-piece, serta meningkatkan kreativitas di lini tengah untuk menciptakan peluang gol.
Menjelang akhir pekan, sorotan utama tetap pada duel antara Persib Bandung dan Borneo FC yang dijadwalkan pada pekan ke-28. Pertandingan tersebut dapat menentukan apakah Persib mampu memperlebar jarak atau Borneo berhasil menutup selisih dan memicu persaingan tajam di puncak klasemen. Di zona bawah, laga Persis Solo melawan PSM Makassar akan menjadi ujian akhir untuk mempertahankan posisi Liga 1.
Kesimpulannya, Persib Bandung kini berada pada posisi yang menguntungkan untuk mengamankan gelar juara, namun tantangan tetap ada mengingat kompetisi tetap sengit. Persis Solo, di sisi lain, harus memanfaatkan setiap peluang yang ada untuk menghindari nasib buruk di akhir musim. Perjuangan kedua tim ini akan menjadi cerita menarik menjelang sisa agenda Liga 1 2026.
