Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 21 April 2026 | Liga 1 Indonesia memasuki fase menegangkan menjelang akhir musim 2025/2026. Persaingan di puncak klasemen semakin ketat setelah Borneo FC berhasil menutup jarak hanya dua poin dari pemuncak klasemen, Bali United. Sementara itu, Persib Bandung yang berjuang keras untuk mempertahankan posisi pertama harus puas dengan hasil imbang 2-2 melawan Dewa United pada pekan ke-28.
Keberhasilan Borneo FC pada laga terakhir melawan PSM Makassar (2-1) menambah poin mereka menjadi 63 dari 28 pertandingan, menempatkan mereka di posisi kedua. Gol penyerang Juan Villa dan Koldo Obieta menjadi penentu kemenangan yang mengangkat Borneo ke zona emas klasemen. Di sisi lain, Bali United tetap menempel di puncak dengan 65 poin, dipimpin oleh penyerang andalan mereka yang terus mencetak gol krusial.
Di papan tengah, persaingan semakin sengit. Persib Bandung yang berada di urutan pertama pada pekan sebelumnya harus puas dengan satu poin tambahan, membuat selisih mereka dengan Borneo FC menjadi dua poin saja. Persija Jakarta, PSIS Semarang, dan PSM Makassar masing-masing berjuang mengumpulkan poin untuk menutup jarak dengan dua tim teratas.
Sementara itu, di zona degradasi, persaingan tidak kalah dramatis. Persiraja Kabupaten Kupang berada di posisi terendah dengan 12 poin, diikuti oleh Persela Lamongan (20 poin) dan Barito Putera (28 poin). Persipura Jayapura masih memiliki peluang untuk keluar dari zona merah dengan 24 poin, namun mereka harus meningkatkan performa dalam empat pekan terakhir.
Berikut rangkuman posisi lima besar klasemen sementara Liga 1 2026:
| Pos | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Bali United | 65 |
| 2 | Borneo FC | 63 |
| 3 | Persib Bandung | 63 |
| 4 | Persija Jakarta | 60 |
| 5 | PSM Makassar | 58 |
Selain itu, catatan historis dari musim 2021/2022 masih menjadi referensi penting. Pada saat itu, Bali United memimpin klasemen dengan 63 poin, sementara Persebaya Surabaya, Arema FC, dan Bhayangkara FC bersaing ketat di posisi tiga hingga lima dengan masing-masing 58 poin. Persaingan serupa terjadi kembali kini, mengingat Borneo FC dan Persib Bandung meniru pola persaingan ketat di papan atas.
Penampilan Dewa United juga patut diperhatikan. Meski gagal mengalahkan Persib, mereka berhasil meraih satu poin penting dan tetap berada di zona aman. Namun, insiden kontroversial dalam pertandingan melibatkan gol yang diperdebatkan menambah warna drama kompetisi.
Di tengah sorotan, pelatih-pelatih utama menegaskan pentingnya konsistensi. Bojan Hodak, pelatih Persib, mengkritik kesalahan timnya pada laga melawan Dewa United dan menekankan kebutuhan akan kepemimpinan wasit yang lebih adil. Sementara itu, pelatih Borneo FC menilai strategi menyerang yang fleksibel sebagai kunci keberhasilan mereka melawan PSM Makassar.
Melihat sisa empat pekan, semua tim di papan atas dan bawah harus menyiapkan taktik khusus. Bali United berusaha menambah tiga poin untuk memastikan gelar juara, Borneo FC berambisi menyamakan poin, dan Persib Bandung bertekad mengamankan posisi teratas. Di zona degradasi, Persiraja dan Persela harus mengumpulkan poin maksimal agar terhindar dari turun ke Liga 2.
Secara keseluruhan, klasemen Liga 1 2026 menggambarkan kompetisi yang seimbang, dengan tidak ada tim yang dapat beristirahat pada posisi mereka. Persaingan ketat, performa pemain kunci, serta keputusan taktis pelatih akan menjadi penentu akhir musim. Penggemar sepak bola Indonesia dapat menantikan aksi menegangkan di sisa jadwal, dimana setiap poin menjadi sangat berharga.
Dengan semua faktor yang berperan, musim ini menjanjikan drama akhir yang spektakuler. Siapa yang akan mengangkat trofi juara? Apakah Borneo FC berhasil mengakhiri dominasi Bali United? Ataukah Persib Bandung kembali memperkuat kedudukannya? Hanya waktu yang akan menjawab, namun satu hal pasti: klasemen Liga 1 tetap menjadi sorotan utama.
