Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 09 Juni 2026 | Kylian Mbappe, salah satu pemain sepak bola paling berbakat di dunia, kini menjadi sorotan karena perilakunya di lapangan. Mantan pemain timnas Belanda, Rafael van der Vaart, membela Mbappe dengan mengatakan bahwa kritik yang diarahkan padanya sudah berlebihan. Van der Vaart menyatakan bahwa Mbappe mengalami situasi yang mirip dengan Cristiano Ronaldo saat masih bermain di Real Madrid.
Sejak bergabung dengan Real Madrid dari PSG, Mbappe menjadi pusat perhatian. Meski mampu mencetak banyak gol, ia tetap menghadapi sorotan terkait pengaruhnya terhadap keseimbangan permainan tim. Beberapa pihak bahkan menilai bahwa kepergian Mbappe dari PSG membuat tim tersebut menjadi lebih kuat. Namun, Van der Vaart tidak sependapat dengan pandangan tersebut.
Van der Vaart menyoroti bahwa Mbappe memikul tekanan yang sangat besar sebagai bintang utama dalam sebuah tim. Ia menilai bahwa Mbappe sering disalahkan ketika tim mengalami kegagalan. Mantan pemain timnas Belanda itu juga menyatakan bahwa Mbappe adalah bintang dunia di klubnya dan bahwa pemain bagus lainnya sedikit bersembunyi di baliknya.
Sementara itu, Frank Leboeuf, mantan defender Prancis, mengkritik Mbappe dengan mengatakan bahwa ia terlalu egois. Leboeuf menilai bahwa Mbappe tidak memiliki kualitas yang diperlukan untuk menjadi seorang kapten tim. Ia juga menyatakan bahwa Mbappe lebih fokus pada individu daripada tim.
Di sisi lain, Mbappe juga menghadapi tantangan di lapangan. Dalam pertandingan persahabatan melawan Irlandia Utara, Mbappe gagal mencetak gol. Namun, rekan setimnya, Michael Olise, berhasil mencetak hat-trick dan membawa Prancis meraih kemenangan 3-1.
Dalam beberapa hari mendatang, Prancis akan menghadapi Senegal di Piala Dunia 2026. Mbappe dan rekan setimnya harus siap menghadapi tantangan yang akan datang. Apakah Mbappe dapat membuktikan dirinya sebagai pemimpin tim yang efektif dan menghilangkan kritik yang diarahkan padanya?
