Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 09 Juni 2026 | Piala Dunia 2026 semakin dekat dan perdebatan mengenai calon juara mulai memanas. Dengan format baru yang menghadirkan 48 peserta, persaingan diprediksi menjadi lebih ketat dibanding edisi-edisi sebelumnya. Sejumlah negara besar seperti Argentina, Brasil, Spanyol, Inggris, hingga Prancis datang dengan status unggulan.
Kualitas skuad dan kedalaman pemain membuat mereka diperkirakan mampu melaju jauh dalam turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Di tengah banyaknya prediksi yang bermunculan, mantan striker Manchester United, Louis Saha, turut memberikan pandangannya. Pria yang pernah membawa Prancis menjadi runner-up Piala Dunia 2006 itu memiliki pilihan yang cukup tegas mengenai calon kampiun tahun ini.
Menurut Saha, Timnas Prancis masih menjadi tim yang paling layak difavoritkan untuk mengangkat trofi. Ia melihat kombinasi pengalaman, kualitas individu, dan kepemimpinan Didier Deschamps sebagai modal besar Les Bleus untuk kembali berjaya. Perbesar Kylian Mbappe berhasil mencetak satu gol saat Timnas Prancis menang 2-1 atas Brasil pada laga uji coba di Gillette Stadium, Foxborough, Jumat (27/03/2026) dini hari WIB.
Louis Saha menempatkan Prancis di posisi terdepan dalam daftar kandidat juara Piala Dunia 2026. Bukan semata karena faktor emosional sebagai mantan pemain Les Bleus, tetapi karena kualitas skuad yang dimiliki saat ini. Menurutnya, Prancis memiliki keseimbangan yang sangat baik di berbagai lini. Pengalaman para pemain senior dipadukan dengan kehadiran generasi muda berbakat yang terus berkembang dalam beberapa musim terakhir.
Spanyol menempati posisi puncak dalam prediksi Opta dengan peluang juara mencapai 16,1 persen. Status ini tak lepas dari konsistensi La Roja dalam beberapa tahun terakhir. Setelah melewati masa transisi pasca-generasi emas yang merebut gelar Piala Dunia 2010, Spanyol kini kembali menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola dunia.
Skuad asuhan Luis de la Fuente diperkuat oleh perpaduan pemain muda dan senior yang tampil mengesankan di kompetisi elite Eropa. Nama-nama seperti Lamine Yamal, Nico Williams, Pedri, Gavi, Rodri, hingga Pau Cubarsí menjadi fondasi generasi baru sepak bola Spanyol. Kekuatan terbesar Spanyol terletak pada penguasaan bola, disiplin taktik, serta kualitas teknis yang merata di setiap lini.
Di Piala Dunia 2026, beberapa tim nasional juga diperkuat oleh pasangan adik kakak. Empat pasangan adik kakak akan tampil di Piala Dunia 2026, yaitu Hernandez bersaudara (Prancis), Timber kembar (Belanda), Bacuna bersaudara (Curacao), dan Duarte bersaudara (Tanjung Verde). Lucas dan Theo Hernandez kembali memperkuat Prancis, sementara Jurrien dan Quinten Timber menjadi duet kembar pertama Belanda di ajang ini.
Leandro Bacuna serta Laros-Deroy Duarte mencatat sejarah dengan membawa Curacao dan Tanjung Verde debut di Piala Dunia 2026. Dengan demikian, Piala Dunia 2026 merupakan momen istimewa untuk empat pasangan adik kakak di atas. Bagi Lucas dan Theo Hernandez serta Jurrien dan Quinten Timber, mereka akan berjuang untuk bisa keluar sebagai juara mengingat kualitas tim masing-masing yang mumpuni.
Sementara, Leandro dan Juninho Bacuna serta Laros dan Deroy Duarte bakal tercatat dalam sejarah negaranya karena menjadi bagian dari momen debut Curacao dan Tanjung Verde di ajang paling prestisius ini. Dengan persaingan yang ketat dan kemampuan tim-tim yang kuat, Piala Dunia 2026 diharapkan akan menjadi turnamen yang sangat menarik dan sulit diprediksi.
Kesimpulan, Piala Dunia 2026 akan menjadi ajang yang sangat kompetitif dengan banyak tim kuat yang berlaga. Prancis, Spanyol, dan Argentina adalah beberapa tim yang diprediksi akan menjadi juara. Namun, dengan kemampuan dan kekuatan yang merata, tidak menutup kemungkinan bahwa tim-tim lain juga dapat memenangkan turnamen ini.
