Kerusuhan Mewarnai Laga Persipura vs Adhyaksa FC, PSSI Kecam dan Mengecam Aksi Anarkis

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 09 Mei 2026 | Pertandingan play-off antara Persipura Jayapura dan Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, berakhir dengan kericuhan suporter. Kekalahan tipis 0-1 membuat Persipura gagal promosi ke Super League musim depan, sementara Adhyaksa FC berhasil melaju ke kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia.

Suporter Persipura kecewa karena timnya kalah, melakukan aksi anarkistis setelah pertandingan. Mereka melampiaskan kekecewaan dengan merusak fasilitas stadion, membakar sejumlah kendaraan yang terparkir di kawasan stadion, dan melakukan aksi keributan hingga ke dalam lapangan.

Baca juga:

Pengamat sepak bola nasional, Aris Budi Sulistyo, menilai insiden yang terjadi di Stadion Lukas Enembe kemarin malam betul-betul disayangkan. Ia sedih melihat wajah persepak bolaan Indonesia yang pelan-pelan dibangun dengan baik, masih saja ada kejadian semacam itu.

PSSI melalui Sekretaris Jenderal Yunus Nusi mengecam aksi perusakan fasilitas stadion dan pengibaran simbol politik yang dilakukan pendukung tuan rumah saat pertandingan berakhir. PSSI berharap hal ini tidak akan terulang lagi dan meminta kesabaran serta kesadaran dari semua pihak untuk menjaga ketertiban dan keamanan di stadion.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengatakan tim gabungan Satreskrim Polres Jayapura bersama Inafis Polda Papua sedang melakukan identifikasi terhadap kerusakan dan pelaku yang diduga terlibat dalam aksi anarkis tersebut. Polda Papua menegaskan akan mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan tindak pidana dalam kericuhan tersebut.

Insiden ini tentu menggores perjalanan sepak bola Indonesia yang masih dalam pantauan FIFA. PSSI berharap peristiwa seperti ini tidak terulang lagi dan meminta kesabaran serta kesadaran dari semua pihak untuk menjaga ketertiban dan keamanan di stadion.

Kerusuhan yang terjadi setelah laga Persipura Jayapura vs Adhyaksa FC menjadi perhatian besar PSSI. PSSI berharap hal ini tidak akan terulang lagi dan meminta kesabaran serta kesadaran dari semua pihak untuk menjaga ketertiban dan keamanan di stadion.

Kesimpulan dari kejadian ini adalah bahwa sepak bola Indonesia masih memiliki masalah dengan keamanan dan ketertiban di stadion. PSSI dan pihak berwenang harus bekerja sama untuk meningkatkan kesadaran dan kesabaran dari suporter dan menjaga keamanan di stadion.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *