Shayne Pattynama Optimis Persija Jalani El Clasico Perdana Lawan Persib, Target Tiga Poin di Kandang

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 07 Mei 2026 | Jakarta, 10 Mei 2026 – Bek sayap Persija Jakarta, Shay Shayne Pattynama, menegaskan kepercayaan diri timnya menjelang laga El Clasico melawan Persib Bandung. Pertandingan pekan ke‑32 Super League 2025/2026 ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 10 Mei 2026 pukul 15.30 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Bagi Pattynama, kemenangan 2‑0 atas Persijap Jepara pada 4 Mei menjadi suntikan mental yang sangat penting menjelang duel klasik ini.

“Saya pikir ini bagus untuk kepercayaan diri, menang dan clean sheet. Tentu saja pertandingan berikutnya adalah pertandingan besar, El Clasico,” ujar Shay Pattynama dalam konferensi pers di Jepara. “Saya tahu bagaimana pertandingan di putaran pertama, saya menontonnya saat masih di klub lama saya. Ada banyak emosi, pertandingan besar, dan saya pikir Persija bermain bagus, tapi sayangnya kami tidak memenangkan pertandingan. Kami tahu apa artinya bagi para penggemar, kami tahu apa artinya bagi kami,” tambahnya dengan nada penuh keyakinan.

Baca juga:

Persija memasuki laga ini dengan catatan positif. Setelah mengamankan tiga poin melawan Persijap, Macan Kemayoran menargetkan tiga poin lagi untuk memperkuat posisi di puncak klasemen. Statistik singkat pada tabel di bawah ini menunjukkan tren performa tim dalam lima pertandingan terakhir.

Pertandingan Lawannya Skor Catatan
1 Persija vs PSIS Semarang 1‑1 Seri
2 Persija vs Persita Tangerang 2‑0 Kemenangan
3 Persija vs Persik Kediri 0‑0 Clean Sheet
4 Persija vs Persijap Jepara 2‑0 Kemenangan
5 Persija vs Persib Bandung ? El Clasico

Rivalitas Persija‑Persib telah menjadi agenda paling ditunggu di kancah sepak bola Indonesia. Pertandingan ini tidak hanya soal tiga poin, melainkan soal gengsi, kebanggaan kota, dan ekspektasi ribuan suporter. Jakmania, kelompok suporter Persija, diprediksi akan mengisi tribun dengan nyanyian dan spanduk berwarna oranye‑hitam. Sementara pendukung Persib, Maung Bandung, akan berusaha menciptakan atmosfir panas di sisi lawan.

Shayne Pattynama menekankan pentingnya konsistensi taktik. “Kami harus tetap fokus pada identitas permainan, mengandalkan pressing tinggi dan pergerakan sayap yang cepat. Kerja keras di lini tengah dan koordinasi dengan lini depan akan menjadi kunci untuk menembus pertahanan Persib yang biasanya agresif,” ujar dia. Ia juga menyinggung persiapan fisik tim, mengingat jadwal padat Liga Indonesia yang menuntut kebugaran optimal.

Selain aspek taktik, Pattynama menyoroti faktor mental. “Emosi memang tinggi, namun kami harus mengendalikan tekanan. Kami tidak ingin terjebak dalam drama, melainkan mengeksekusi rencana pelatih. Kami percaya pada kemampuan masing‑masing, terutama di lini pertahanan dan serangan,” tuturnya.

Pelatih Persija, Thomas Doll, dikabarkan sudah menyiapkan skema 4‑3‑3 dengan peran sayap yang fleksibel. Pattynama, yang biasanya beroperasi sebagai right‑back, diharapkan memberikan dukungan ofensif sekaligus menjaga keseimbangan defensif. Jika Pattynama dapat menyalurkan umpan silang akurat, striker seperti Marko Šimić memiliki peluang besar untuk mencetak gol.

Di sisi lain, Persib Bandung masuk dengan performa stabil, namun belum mencatat kemenangan melawan tim besar di kandang. Persib diketahui menyiapkan strategi counter‑attack cepat, menunggu momen celah di lini pertahanan Persija. Pertarungan antara lini belakang Persija dan serangan balik Persib diprediksi menjadi penentu utama hasil akhir.

Secara keseluruhan, Shay Pattynama menutup pernyataannya dengan keyakinan penuh. “Saya sangat percaya diri kami akan mendapatkan tiga poin. Kami siap menghadapi tekanan, dan kami tahu apa artinya bagi para pendukung. Ini adalah pertandingan besar, dan kami tidak akan mengecewakan mereka,” ujarnya dengan senyum optimis.

Dengan semangat yang menggebu, Persija Jakarta bersiap menampilkan performa terbaik di El Clasico melawan Persib Bandung. Bagi suporter, harapan akan kemenangan tidak hanya sekadar tiga poin, melainkan kebanggaan yang dapat meneguhkan posisi Macan Kemayoran sebagai juara potensial Liga Indonesia tahun ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *