Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 01 Mei 2026 | Julián Quiñones tengah menjadi sorotan utama dalam dunia sepak bola internasional menjelang Piala Dunia 2026. Penyerang asal Meksiko yang kini membela Al Qadsiah di Saudi Pro League mencatatkan performa luar biasa dengan 28 gol musim ini, menempatkannya di posisi kedua dalam klasemen pencetak gol dunia, hanya di belakang Harry Kane dan melampaui Cristiano Ronaldo.
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari statistik impresifnya selama dua kampanye bersama Al Qadsiah: total 64 pertandingan, 57 gol, dan 10 assist. Pada musim lalu, ia mencetak 20 gol, menempati urutan kelima pencetak gol liga, sementara pada kampanye terkini ia memimpin klasemen dengan 28 gol, menandai puncak kariernya.
Prestasinya menarik perhatian tiga klub ternama Premier League Inggris. Menurut laporan dari 365Scores, tim‑tim tersebut telah menghubungi perwakilan Al Qadsiah untuk menanyakan kondisi transfer pemain. Meskipun nama klub belum diungkap, spekulasi mengarah pada klub‑klub yang sedang mencari penambah daya serang guna memperkuat skuad menjelang musim 2026/2027.
Al Qadsiah telah menetapkan nilai transfer yang cukup tinggi, menilai pemainnya sebesar 20 juta euro atau lebih dari 400 juta peso Meksiko. Harga ini mencerminkan keinginan klub Arab untuk melindungi investasi mereka sekaligus memperoleh keuntungan signifikan dari penjualan pemain ke pasar Eropa.
Jika transfer terwujud, kemungkinan Julián Quiñones akan bergabung dengan klub Premier League setelah Piala Dunia 2026 selesai. Hal ini selaras dengan rencana Seleksi Nasional Meksiko yang dipimpin pelatih Javier Aguirre, yang diperkirakan akan memanggilnya sebagai bagian penting dari strategi ofensif tim tuan rumah.
Berikut rangkuman performa dan fakta utama Julián Quiñones:
- Gol musim ini: 28 (pencetak gol terbanyak di Saudi Pro League)
- Total gol bersama Al Qadsiah: 57 dalam 64 pertandingan
- Assist: 10
- Nilai pasar: 20 juta euro (~400 juta peso)
- Klub Premier League yang tertarik: tiga klub, nama dirahasiakan
Selain angka-angka statistik, keunggulan fisik dan kemampuan penempatan diri di area penalti menjadi poin plus bagi klub‑klub Inggris. Pengamat sepak bola menilai bahwa kecepatan, ketajaman, serta konsistensi mencetak gol membuatnya menjadi opsi yang sangat menarik untuk menambah kedalaman lini serang.
Perbandingan dengan Cristiano Ronaldo semakin memperkuat citra Quiñones. Meskipun Ronaldo masih mencetak gol di level tinggi, Quiñones kini memimpin dalam jumlah gol di liga Arab, menunjukkan bahwa ia berada dalam performa puncak yang jarang terjadi.
Namun, proses transfer masih berada pada tahap awal. Negosiasi nilai jual, persetujuan medis, serta kepastian peran di tim baru menjadi faktor penentu. Jika semua berjalan lancar, Julián Quiñones dapat menjadi pemain Meksiko pertama dalam beberapa tahun yang menembus Premier League dengan reputasi sebagai penyerang utama.
Keberhasilan ini tidak hanya memberi manfaat pribadi bagi pemain, tetapi juga meningkatkan citra sepak bola Meksiko di panggung internasional. Dengan keberadaan pemain muda yang bersinar di luar negeri, harapan publik terhadap performa tim nasional pada Piala Dunia 2026 semakin tinggi.
Secara keseluruhan, perjalanan karier Julián Quiñones dari Liga MX ke Saudi Pro League, dan kini berpotensi melangkah ke Premier League, mencerminkan evolusi bakat yang konsisten serta ambisi untuk bersaing di level tertinggi. Jika ia berhasil menorehkan jejak di Inggris, hal tersebut dapat membuka pintu bagi lebih banyak talenta Meksiko untuk menembus liga elit Eropa.
