Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 24 Mei 2026 | Harry Maguire, pemain belakang Manchester United, merasakan kekecewaan yang mendalam setelah namanya tidak masuk dalam daftar skuad Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026. Keputusan ini diambil oleh pelatih Thomas Tuchel, yang memilih untuk memprioritaskan pemain muda dan fleksibel secara taktik.
Maguire, yang berusia 33 tahun, telah menjadi pemain kunci di lini pertahanan Inggris selama beberapa tahun terakhir. Namun, penampilannya yang tidak konsisten musim ini membuatnya kehilangan tempat di skuad utama. Meskipun demikian, Maguire masih menunjukkan kontribusi penting bersama Manchester United, membantu tim mengamankan posisi kompetisi Eropa melalui performa yang stabil di lini belakang.
Keluarga Maguire, termasuk ibu dan istri, menyatakan kekecewaan dan kecewa atas keputusan Tuchel. Mereka merasa bahwa Maguire telah melakukan semua yang bisa dilakukan untuk membuktikan diri, tetapi masih tidak mendapatkan tempat di skuad. Roy Keane, legenda Manchester United, juga menyatakan dukungan untuk Maguire, mengatakan bahwa keputusan Tuchel adalah “joke” dan bahwa Maguire adalah “pemain yang tepat” untuk timnas Inggris.
Inggris akan menjalani dua laga uji coba melawan Selandia Baru dan Kosta Rika sebelum membuka perjalanan mereka di Piala Dunia menghadapi Kroasia pada 17 Juni mendatang. Meskipun kehilangan Maguire, Inggris masih dijagokan menjadi kandidat juara, tetapi keputusan Tuchel ini telah memicu perdebatan di kalangan penggemar dan komentator sepak bola.
Maguire sendiri telah mengumumkan kekecewaannya melalui media sosial, mengatakan bahwa dia “sangat terkejut dan terpukul” dengan keputusan Tuchel. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga dan teman-temannya yang telah mendukungnya selama ini.
Dalam beberapa hari terakhir, Maguire telah menjadi topik perbincangan hangat di kalangan penggemar sepak bola. Banyak yang merasa bahwa keputusan Tuchel adalah kesalahan besar, dan bahwa Maguire masih memiliki banyak yang bisa diberikan untuk timnas Inggris. Namun, keputusan Tuchel telah dibuat, dan sekarang Inggris harus maju ke depan dengan skuad yang telah dipilih.
