Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 11 April 2026 | Pep Guardiola, pelatih Manchester City, baru-baru ini menegaskan keinginannya agar gelandang asal Portugal, Bernardo Silva, mengakhiri kariernya bersama klub biru tersebut. Guardiola mengungkapkan harapannya dalam sebuah wawancara dengan AP News pada Sabtu (11/4/2026) dini hari WIB, namun menekankan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan pemain.
“Saya sangat ingin Bernardo bertahan dan mengakhiri kariernya di sini, tetapi saya tidak tahu. Dia yang akan memutuskan masa depannya,” ujar Guardiola. Ia menambahkan bahwa ia sudah meminta Silva untuk memberitahukan keputusan apa pun secepatnya, namun hingga kini belum ada kepastian.
Situasi ini semakin menegangkan setelah asisten pelatih City, Pep Lijnders, mengisyaratkan bahwa masa kebersamaan Silva dengan klub mungkin akan berakhir pada musim panas ini. Lijnders menyampaikan hal tersebut usai kemenangan 4-0 atas Liverpool dalam perempat final Piala FA, ketika Guardiola sedang menjalani sanksi larangan mendampingi tim di pinggir lapangan.
Kontrak Silva yang berusia 31 tahun akan berakhir pada akhir musim ini. Selama enam tahun bersama City, ia telah mencatat lebih dari 450 penampilan dan menjadi kapten tim sejak kepergian Kevin De Bruyne pada musim panas lalu. Prestasinya meliputi sekitar 18 trofi, termasuk gelar Piala Liga Inggris yang baru-baru ini diraih.
- Barcelona (Spanyol)
- Juventus (Italia)
- Beberapa klub Major League Soccer (MLS) di Amerika Serikat
Statistik pribadi Silva memang tidak selalu mencolok dalam hal gol atau assist, tetapi Guardiola menilai kualitasnya melampaui angka. “Dia mungkin bukan yang paling tinggi, paling kuat, atau mencetak 50 gol dan assist dalam semusim, tetapi semua pelatih akan menyukainya,” kata Guardiola.
| Musim | Pertandingan | Gol | Assist |
|---|---|---|---|
| 2017/18 | 38 | 6 | 7 |
| 2018/19 | 46 | 8 | 10 |
| 2019/20 | 50 | 9 | 12 |
| 2020/21 | 51 | 5 | 13 |
| 2021/22 | 53 | 7 | 11 |
| 2022/23 | 48 | 6 | 9 |
| 2023/24 | 45 | 5 | 8 |
Keberadaan Silva di lini tengah tetap menjadi faktor penentu dalam permainan City. Kemampuannya membaca pertandingan, menyesuaikan posisi, serta memberikan kreativitas pada fase menyerang membuatnya menjadi “rekrut luar biasa” bagi Guardiola. “Dalam situasi tersulit dan di panggung terbesar, dia selalu ada,” tambah sang pelatih.
Jika Silva memutuskan untuk meninggalkan Manchester City, keputusan tersebut akan menimbulkan dampak signifikan pada strategi tim untuk musim depan. Pergantian di posisi gelandang kreatif tidak mudah digantikan, dan rumor transfer ke Barcelona menjadi yang paling menonjol karena statusnya sebagai pemain bebas transfer.
Di sisi lain, manajemen City tetap berharap Silva memilih untuk tetap bertahan, mengingat kontribusinya tidak hanya pada angka, tetapi juga pada kepemimpinan dan pengalaman yang dibawa ke dalam skuad. Hingga kini, tidak ada pengumuman resmi mengenai keputusan akhir Silva, dan penggemar City menantikan perkembangan selanjutnya, terutama menjelang semifinal FA Cup yang dapat menjadi penampilan terakhirnya bersama klub.
Secara keseluruhan, masa depan Bernardo Silva masih menjadi topik hangat di dunia sepak bola Inggris. Baik Guardiola maupun Lijnders menunggu keputusan pemain, sementara klub-klub besar di Eropa dan Amerika menyiapkan tawaran potensial. Apapun pilihan yang diambil, jejak Silva di Manchester City selama hampir setengah dekade akan tetap dikenang sebagai bagian penting dari era kejayaan klub.
