Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 01 Juli 2026 | Gilberto Mora, pemain muda asal Meksiko, telah mencatatkan sejarah dengan menjadi pemain termuda kedua yang pernah turun sebagai starter di babak gugur Piala Dunia. Pemain yang berusia 17 tahun dan 259 hari ini berhasil mencetak rekor ini saat tampil memperkuat lini tengah El Tri dalam duel sengit melawan Ekuador di babak 32 besar yang dihelat di Stadion Mexico City.
Mora dipercaya oleh pelatih Javier Aguirre untuk mengisi sektor tengah bersama dua gelandang senior lainnya, Erik Lira dan Luis Romo. Kepercayaan sang pelatih terbayar dengan performa solid sang pemain muda yang mampu mengendalikan ritme permainan sebelum akhirnya digantikan oleh Brian Gutierrez pada menit ke-59.
Rekor ini tidak hanya mencatatkan namanya sebagai pemain termuda kedua di babak gugur Piala Dunia, tetapi juga menunjukkan kemampuan dan potensinya sebagai pemain muda yang sangat berbakat. Mora telah menunjukkan kedewasaan bermain dengan mencatatkan rata-rata umpan akurat sebesar 88 persen atau 22 keberhasilan dari 25 percobaan.
Permainan Meksiko melawan Ekuador bukan sekadar kemenangan bagi Meksiko dengan skor 2-0 berkat gol Julian Quinones dan Raul Jimenez, namun juga panggung pembuktian bagi Mora. Ia menunjukkan bahwa ia mampu bersaing di level tertinggi dan menjadi salah satu pemain muda paling menjanjikan di dunia sepak bola.
Kemenangan Meksiko atas Ekuador juga menandai akhir dari kekeringan kemenangan tim nasional Meksiko di babak gugur Piala Dunia. El Tri telah menunggu selama 40 tahun untuk meraih kemenangan di babak gugur, dan kemenangan ini menjadi momentum penting bagi tim nasional Meksiko.
Dengan performa yang solid dan rekor yang telah dicatatkan, Gilberto Mora telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pemain muda paling berbakat di dunia sepak bola. Ia memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pemain terbaik di masa depan dan membawa tim nasional Meksiko ke kesuksesan yang lebih besar.
