Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 16 Agustus 2026 | Miss Universe Kanada 2025, Jaime VandenBerg, telah menutup masa tugasnya dengan cara yang tidak terduga. Ia menggendong putrinya, Charlotte, saat melakukan final walk dan penobatan Miss Universe Kanada 2026 di Windsor, Ontario. Ini merupakan momen yang sangat mengharukan dan membuktikan bahwa perempuan dapat mengejar ambisi sambil membangun keluarga.
VandenBerg sebelumnya telah mengikuti kompetisi Miss Universe 2025 saat sedang mengandung empat bulan. Ia memilih untuk tidak mengungkapkan kehamilannya kepada publik dan keluarga, serta organisasi Miss Universe Kanada. Setelah melahirkan Charlotte pada Mei 2026, VandenBerg berharap kisahnya dapat menyemangati perempuan lain untuk mengejar impian mereka.
Sementara itu, kontroversi juga terjadi di ajang Miss Universe Kanada 2026. Dua kontestan telah memakai kostum yang menyerupai regalia suku Indigenous, yang dianggap sebagai tindakan cultural appropriation. Ashley Callingbull, Miss Universe Kanada 2024, telah menyampaikan kekecewaannya dan menyoroti pentingnya menghormati budaya suku Indigenous.
Callingbull, yang merupakan perempuan Indigenous pertama yang memenangkan Miss Universe Kanada, telah berbicara tentang pentingnya kesadaran dan penghormatan terhadap budaya suku Indigenous. Ia juga menekankan bahwa ajang kecantikan harus menjadi platform untuk mempromosikan kesadaran dan penghormatan terhadap budaya yang berbeda-beda.
Dalam kesimpulan, Miss Universe Kanada telah membuktikan bahwa perempuan dapat mengejar ambisi sambil membangun keluarga. Namun, ajang kecantikan juga harus menjadi platform untuk mempromosikan kesadaran dan penghormatan terhadap budaya yang berbeda-beda. Dengan demikian, kita dapat memastikan bahwa ajang kecantikan menjadi tempat yang inklusif dan menghormati semua budaya.
