Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 16 Juni 2026 | Swedia baru-baru ini mengambil beberapa langkah signifikan dalam kebijakan imigrasinya. Parlemen Swedia telah mengesahkan undang-undang yang meminta pekerja sektor publik untuk melaporkan migran yang tidak memiliki izin untuk tinggal di Swedia kepada polisi. Langkah ini menuai kritik karena dapat menciptakan iklim ketakutan dan berdampak negatif pada kesehatan fisik dan mental migran.
Undang-undang ini merupakan bagian dari upaya Swedia untuk menguatkan pendekatannya terhadap migrasi, seiring dengan perubahan sistem migrasi Uni Eropa yang mencakup percepatan deportasi. Meskipun demikian, para pengkritik khawatir bahwa langkah ini dapat melanggar hak asasi manusia migran dan mendorong profil rasial.
Di bidang olahraga, Swedia juga mencatat kemenangan 5-1 atas Tunisia dalam pertandingan Piala Dunia. Kemenangan ini diikuti dengan keputusan Tunisia untuk mengganti pelatih kepala mereka, Sabri Lamouchi, setelah hanya satu pertandingan.
Selain itu, Swedia juga menjadi sorotan karena insiden penembakan yang melibatkan seorang ayah yang diduga merupakan warga negara Selandia Baru. Insiden ini menyebabkan dua gadis kecil terluka parah dan meninggalnya sang ayah.
Perusahaan KingsRock Advisors juga mengumumkan rencana ekspansi dengan merekrut beberapa pejabat senior baru, termasuk Wilder Fulford yang bergabung sebagai Direktur Pengelola di bidang M&A dan kesehatan.
Swedia juga mengesahkan undang-undang yang memungkinkan pemerintah untuk mencabut izin tinggal imigran berdasarkan ‘perilaku buruk’, termasuk utang yang belum dibayar, pekerjaan yang tidak dideklarasikan, atau keterlibatan dengan organisasi ekstremis. Langkah ini dilihat sebagai upaya untuk memperketat kebijakan imigrasi sebelum pemilihan parlemen yang akan datang.
Dalam beberapa minggu terakhir, Swedia telah menunjukkan langkah-langkah signifikan dalam berbagai bidang, mulai dari kebijakan imigrasi hingga olahraga dan keamanan. Perubahan-perubahan ini menarik perhatian masyarakat internasional dan menimbulkan diskusi tentang dampaknya terhadap masyarakat dan individu.
