Mojtaba Khamenei dan Donald Trump: Perseteruan yang Menggemparkan

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 19 Juni 2026 | Perseteruan antara Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali memanas. Khamenei menyebut Trump sebagai “putus asa” terkait kesepakatan damai, namun Trump membalas dengan mengatakan bahwa Iran-lah yang putus asa.

Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat akan memanfaatkan waktu 60 hari yang dimaksudkan bagi Iran dan Amerika Serikat untuk mencoba merumuskan kesepakatan jangka panjang. “Mereka tidak akan mendapatkan uang, tidak sepeser pun!” kata Trump.

Baca juga:

Kelompok dari faksi Republik maupun Demokrat sama-sama mengkritik kesepakatan tersebut karena menawarkan pelonggaran sanksi dan dana rekonstruksi sebesar USD 300 untuk Iran. Namun Trump menegaskan bahwa kekuatan Iran kini telah melemah.

Di sisi lain, investigasi sedang dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat terkait jaringan uang rahasia yang dimiliki oleh Mojtaba Khamenei. Ini menambah kompleksitas situasi yang sudah memanas antara kedua negara.

Kesepakatan damai yang ditandatangani oleh Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Trump memuat 14 poin yang bertujuan untuk mengakhiri konflik dan memulihkan perdagangan minyak di sekitar Teluk Persia. Namun, perundingan tentang isu-isu terpenting seperti program nuklir Iran telah ditunda hingga 60 hari ke depan.

Vice Presiden Amerika Serikat, JD Vance, memutuskan untuk menunda kunjungannya ke Swiss yang direncanakan untuk membahas langkah selanjutnya dari kesepakatan AS-Iran. Keputusan ini diambil karena tantangan logistik dan ketidakpastian tentang partisipasi Iran dalam perundingan.

Kesimpulan dari perseteruan ini masih belum jelas, namun yang pasti adalah bahwa situasi internasional kini semakin kompleks dan penuh tantangan. Dengan banyaknya pihak yang terlibat dan kepentingan yang berbeda-beda, sulit untuk memprediksi apa yang akan terjadi selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *