Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 04 Agustus 2026 | Isu perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto kembali menguat. Kabar tersebut turut mendapat tanggapan dari Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang mengaku telah mendengar isu tersebut dari berbagai sumber, termasuk media sosial.
Amran menegaskan bahwa keputusan perombakan kabinet merupakan kewenangan Presiden Prabowo Subianto. Ia memilih tetap fokus menjalankan tugas di Kementan, termasuk memberantas mafia beras dan praktik korupsi.
Pengamat politik Rocky Gerung menduga Presiden Prabowo Subianto akan segera melakukan reshuffle atau perombakan Kabinet Merah Putih. Menurut dia, evaluasi besar terhadap susunan kabinet diperlukan setelah muncul penurunan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan berdasarkan hasil survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).
Rocky menilai pergantian menteri perlu dilakukan secara menyeluruh dan bertahap hingga Oktober 2026. Ia mengaitkan prediksi tersebut dengan memburuknya penilaian publik terhadap kondisi ekonomi, politik, dan penegakan hukum yang tercermin dalam hasil survei SMRC.
Penurunan kepuasan tersebut telah turun drastis dari 81 persen pada bulan November 2025 menjadi 51,1 persen pada bulan Juli 2026. Menurut SMRC, penurunan ini terjadi bersamaan dengan memburuknya penilaian publik terhadap kondisi ekonomi, politik, dan penegakan hukum.
Sejumlah pengamat politik menilai evaluasi jajaran menteri menjadi hal yang mendesak, sementara pihak Istana memberikan respons bahwa belum ada pembahasan mengenai reshuffle. Jika dilakukan, perombakan kemungkinan hanya untuk mengisi sejumlah jabatan yang masih kosong.
Komitmen politik antarpartai politik pendukung pemerintah bertumpu pada evaluasi kapasitas berkala. Jika dalam dua tahun pertama kinerja para menteri dinilai tidak optimal, langkah koreksi radikal menjadi hal yang rasional.
Untuk saat ini, Mentan Amran Sulaiman menegaskan komitmennya membersihkan praktik mafia beras yang dinilainya merugikan masyarakat dan negara. Ia mengatakan, upaya pemberantasan mafia harus dilakukan agar generasi penerus dapat melanjutkan pembangunan dengan sistem yang lebih baik.
Kesimpulan, isu reshuffle kabinet Prabowo Subianto kian santer beredar. Mentan Amran Sulaiman telah mendengar kabar tersebut dan menegaskan bahwa keputusan perombakan kabinet merupakan kewenangan Presiden Prabowo Subianto. Sementara itu, pengamat politik Rocky Gerung menduga Presiden Prabowo Subianto akan segera melakukan reshuffle atau perombakan Kabinet Merah Putih.
