Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 30 Juni 2026 | Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela, menyebabkan korban tewas yang terus meningkat. Menurut Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, jumlah korban tewas akibat gempa di Venezuela kini meningkat menjadi 920 orang, dengan 3.360 lainnya dilaporkan terluka.
Tim SAR juga masih berupaya mencari korban selamat di antara puing-puing setelah dua gempa bumi dahsyat mengguncang negara tersebut. Di sisi lain, Rodríguez mengatakan puluhan orang telah berhasil diselamatkan dalam keadaan hidup.
Gempa ini juga menyebabkan kerusakan infrastruktur yang parah, dengan sedikitnya 2.927 keluarga kehilangan rumah mereka akibat gempa. Wilayah La Guaira merupakan salah satu daerah yang paling parah terdampak oleh dua gempa tersebut.
Presiden sementara Venezuela juga mengumumkan bahwa wilayah La Guaira akan “dimiliterisasi” untuk membantu penanganan darurat. Selain itu, telah terjadi 214 gempa susulan setelah dua gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5.
Korban jiwa akibat gempa bumi yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Selain itu, gempa ini juga mempengaruhi dunia sepak bola, karena pesepak bola asal Argentina, Lucas Trejo, kehilangan istri dan dua anaknya akibat gempa tersebut.
Bantuan internasional telah mengalir untuk membantu Venezuela pasca gempa kembar. Amerika Serikat telah menjanjikan bantuan sebesar US$ 150 juta untuk membantu negara tersebut.
Kondisi cuaca di Indonesia juga dipengaruhi oleh gempa ini, karena bibit siklon tropis 96W diprediksi terbentuk di Samudera Pasifik bagian timur Filipina, yang dapat meningkatkan potensi cuaca ekstrem di Indonesia.
Untuk itu, masyarakat diimbau waspada dan mengikuti arahan pemerintah. Bencana alam seperti gempa bumi dapat terjadi kapan saja, sehingga penting untuk selalu siap dan waspada.
