Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 25 Juni 2026 | Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 mengguncang Venezuela, menyebabkan kerusakan luas di ibu kota Caracas. Gempa ini merupakan yang terkuat di Venezuela dalam satu abad terakhir. Menurut Survei Geologi AS (USGS), gempa ini dapat menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar, diperkirakan antara 10.000 hingga 100.000 jiwa.
Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, mengatakan setidaknya 32 orang tewas dan 700 lainnya luka-luka akibat gempa bumi. Badan Survei Geologi AS menyatakan Venezuela dilanda dua gempa bumi dahsyat berturut-turut, dengan gempa pertama berkekuatan 7,1 SR sekitar 168 kilometer di sebelah barat Caracas.
Sementara itu, di Jepang, gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 6,9 mengguncang wilayah utara Jepang, menyebabkan setidaknya enam orang terluka dan merusak sejumlah fasilitas publik. Gempa ini tidak memicu tsunami, tetapi ada potensi megathrust berkekuatan 8.
Gempa bumi di Venezuela dan Jepang ini menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan penduduk dan kerusakan infrastruktur. Pemerintah setempat dan tim penyelamat bekerja keras untuk menangani dampak gempa dan menyelamatkan korban.
Dalam beberapa hari terakhir, gempa bumi juga terjadi di beberapa wilayah lain, seperti Sulawesi Tengah, Indonesia, yang mengalami gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7. Gempa ini menyebabkan kerusakan dan kepanikan di kalangan penduduk.
Kondisi ini menunjukkan bahwa gempa bumi dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, sehingga penting untuk selalu siap dan waspada. Pemerintah dan masyarakat perlu bekerja sama untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapan menghadapi bencana alam seperti gempa bumi.
