Dunia Berkabung: Mantan Presiden Timor-Leste Francisco Guterres Meninggal

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 01 Juli 2026 | Mantan Presiden Timor-Leste, Francisco Guterres Lu Olo, meninggal dunia pada Minggu, 21 Juni 2026, di usia 71 tahun. Ia meninggal saat menjalani perawatan medis di sebuah rumah sakit di Malaysia.

Sebagai bentuk penghormatan, pemerintah Timor-Leste menetapkan masa berkabung nasional selama satu pekan untuk menghormati Guterres. Selain itu, bendera setengah tiang dikibarkan di gedung-gedung publik, termasuk gedung Kedutaan Besar dan Konsulat di luar negeri.

Baca juga:

Francisco Guterres tercatat sebagai Presiden ke-6 Timor-Leste, menjabat dari tahun 2017 hingga 2022. Ia memainkan peran penting dalam memperkuat lembaga demokrasi dan memupuk kesatuan nasional di Timor-Leste.

Pejabat senior dari Kementerian Luar Negeri Laos memberikan penghormatan kepada mendiang Guterres dalam upacara peringatan di Kedutaan Besar Timor-Leste di Vientiane. Wakil Menteri Luar Negeri Laos, Maythong Thammavongsa, menandatangani buku duka sebagai perwakilan pemerintah Laos.

Presiden Singapura, Tharman Shanmugaratnam, juga mengirimkan surat duka kepada Presiden Timor-Leste, José Ramos-Horta, atas meninggalnya Guterres. Dalam suratnya, Tharman menyebut Guterres sebagai tokoh yang berdedikasi bagi Timor-Leste dan memainkan peran kunci dalam memperkuat lembaga demokrasi dan memupuk kesatuan nasional.

Amir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani, juga mengirimkan kabar duka kepada Presiden Timor-Leste atas meninggalnya Guterres.

Dalam mengenang jasa dan dedikasi Guterres terhadap Timor-Leste, berbagai negara dan tokoh internasional menyampaikan duka cita mereka. Meninggalnya Guterres menjadi kesempatan bagi dunia untuk mengenang kembali perjuangan dan kontribusi besar yang telah dilakukan oleh mantan presiden ini bagi kemerdekaan dan pembangunan Timor-Leste.

Sebagai simbol penghormatan terakhir, jenazah Guterres dibawa kembali ke Timor-Leste dan dimakamkan dengan upacara yang khidmat. Keluarga dan kerabat Guterres, serta masyarakat Timor-Leste, menyambut kepulangan jenazah beliau dengan penuh hormat dan kesedihan.

Dalam upacara pemakaman, berbagai tokoh dan pejabat pemerintah hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Guterres. Upacara ini menjadi momen untuk merefleksikan kembali peran besar yang dimainkan oleh Guterres dalam sejarah Timor-Leste dan untuk mengenang kembali perjuangan dan dedikasinya bagi negara dan rakyatnya.

Kesimpulan dari meninggalnya Francisco Guterres adalah bahwa beliau meninggalkan warisan yang mendalam bagi Timor-Leste dan dunia. Peran dan dedikasinya dalam memperjuangkan kemerdekaan dan membangun negara akan terus dikenang dan dihormati oleh generasi mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *