Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 02 Mei 2026 | Persib Bandung kembali berada di puncak klasemen BRI Super League 2025/2026 setelah melakukan remontada mengalahkan Bhayangkara FC 4-2 di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung. Namun, kesuksesan itu tidak berlangsung lama karena Borneo FC Samarinda berhasil memimpin klasemen selama 24 jam sebelum kembali dilenyapkan oleh kemenangan Persib. Kini, persaingan tiga besar antara Persib, Borneo FC, dan Persija Jakarta semakin memanas menjelang empat laga terakhir musim.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menegaskan bahwa timnya harus tetap fokus pada pertandingan sendiri. “Kami berada di nomor satu selama tiga tahun, semua orang ingin mengalahkan kami, semua orang ingin menjatuhkan kami,” ujar Hodak dalam konferensi pers pasca pertandingan. Ia menambahkan, “Jika kami memenangkan semua pertandingan, kami akan menjadi nomor satu lagi.”
Di sisi lain, Borneo FC tidak mau menyerah. Kiper tim, Nadeo Argawinata, mengingatkan rekan-rekannya untuk menjaga chemistry dan konsistensi selama empat laga sisa. “Chemistry yang sudah bagus selama ini harus tetap kami jaga. Konsistensi sudah pasti, dan kami harus lebih semangat lagi di sisa musim ini,” kata Nadeo. Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menambahkan bahwa setiap pertandingan akan menjadi ujian berat, terutama melawan Bali United yang sedang on fire.
Sementara itu, Persija Jakarta, yang berada di peringkat tiga dengan 62 poin, masih memiliki peluang untuk mengganggu ambisi juara Persib. Pada pekan ke-32, Persib akan menantang Persija di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 10 Mei 2026. Duel ini tidak hanya menjadi ajang balas dendam karena Persib pernah menang 1-0 melawan Persija di putaran pertama, tetapi juga menambah ketegangan di antara suporter Bobotoh dan The Jakmania.
Berikut jadwal empat laga terakhir masing-masing tim:
| Tim | Pertandingan | Tanggal |
|---|---|---|
| Persib Bandung | PSIM Yogyakarta (H) | 30 Apr 2026 |
| Persib Bandung | Persija Jakarta (A) | 10 May 2026 |
| Persib Bandung | PSM Makassar (A) | 15 May 2026 |
| Persib Bandung | Persijap Jepara (H) | 20 May 2026 |
| Borneo FC | Persita Tangerang (H) | 31 Apr 2026 |
| Borneo FC | Bali United (A) | 11 May 2026 |
| Borneo FC | Persijap Jepara (A) | 18 May 2026 |
| Borneo FC | Malut United (H) | 25 May 2026 |
| Persija Jakarta | Persijap (A) | 01 May 2026 |
| Persija Jakarta | Persib (H) | 10 May 2026 |
| Persija Jakarta | Persik Kediri (A) | 16 May 2026 |
| Persija Jakarta | Semen Padang (H) | 22 May 2026 |
Jika Persib berhasil mengamankan tiga poin melawan Persija dan memenangkan tiga laga lainnya, mereka akan menutup musim dengan 81 poin, menjamin gelar ketiga beruntun. Namun, Borneo FC masih memiliki peluang jika mereka meraih kemenangan penuh, terutama melawan Bali United yang saat ini menempati posisi kedelapan namun memiliki performa impresif.
Para pengamat menilai bahwa faktor mentalitas juara Bojan Hodak menjadi keunggulan utama Persib. Sementara itu, tekad Nadeo Argawinata untuk menjaga kekompakan tim dan pernyataan tegas Fabio Lefundes tentang pentingnya konsistensi menambah dimensi kompetitif bagi Borneo FC. Persija, meski berada di posisi ketiga, tetap menjadi ancaman dengan skuad yang dipenuhi pemain berpengalaman.
Dengan hanya empat laga tersisa, setiap poin menjadi sangat berarti. Persib, Borneo FC, dan Persija akan berusaha memaksimalkan potensi mereka demi mengamankan gelar atau setidaknya menutup musim dengan prestasi maksimal. Pertarungan akhir ini dijamin akan menjadi babak penentu dalam sejarah BRI Super League 2025/2026.
