Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 19 April 2026 | FIFA World Cup 2026 akan memulai babak penyisihan pada pertengahan Juni dan menutup kompetisi pada 19 Juli dengan final yang dijadwalkan di MetLife Stadium, New Jersey. Turnamen ini menjadi sorotan utama karena pertama kalinya kembali digelar di Amerika Serikat sejak 1994, sekaligus menampilkan format baru dengan 48 tim peserta. Namun, antusiasme penonton kini diwarnai dengan keluhan mengenai kenaikan drastis biaya tiket dan transportasi, terutama bagi penggemar yang berencana menempuh perjalanan dari New York City ke stadion.
Menurut laporan resmi pada 18 April 2026, harga tiket kereta api pulang‑pergi dari Penn Station, Manhattan, ke MetLife Stadium melonjak hingga US$150 per penumpang, jauh melampaui tarif reguler sebesar US$12,90. Kenaikan ini setara dengan hampir 12 kali lipat harga normal dan menempatkan beban finansial tambahan yang signifikan bagi ribuan penggemar sepak bola. Pihak otoritas transportasi New Jersey menjelaskan bahwa tambahan biaya diperlukan untuk menutup biaya operasional tambahan, termasuk peningkatan frekuensi layanan, keamanan, dan penambahan fasilitas khusus selama periode turnamen.
MetLife Stadium, yang juga menjadi rumah bagi tim NFL New York Giants dan New York Jets, dijadwalkan menjadi tuan rumah delapan laga, termasuk semifinal dan final. Dengan kapasitas lebih dari 80.000 tempat duduk, stadion ini diperkirakan akan menarik sekitar 40.000 penonton per pertandingan yang akan mengandalkan transportasi massal. Karena sebagian besar area parkir dibatasi, penggunaan kereta menjadi satu‑satunya opsi yang praktis bagi banyak pengunjung.
Sementara itu, laporan lain mengungkapkan bahwa biaya perjalanan ke lokasi pertandingan di Amerika Serikat secara keseluruhan bahkan dapat melebihi harga tiket masuk. Sebuah survei menunjukkan bahwa rata‑rata pengeluaran total penggemar untuk transportasi, akomodasi, dan konsumsi dapat mencapai lebih dari US$14.000 selama masa turnamen, menempatkan beban biaya yang lebih tinggi dibandingkan dengan nilai tiket standar.
Di sisi lain, format 48 tim yang diperkenalkan oleh FIFA menambah jumlah pertandingan menjadi 80 laga, meningkatkan peluang negara‑negara kecil untuk berpartisipasi. Babak grup akan terdiri dari 16 grup berisi tiga tim masing‑masing, dengan dua tim teratas melaju ke babak 32 besar. Jadwal yang lebih padat ini menuntut logistik yang lebih rumit, termasuk penjadwalan transportasi penonton di kota‑kota tuan rumah yang tersebar di tiga negara: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan bahwa penyesuaian tarif transportasi adalah langkah sementara dan bagian dari upaya memastikan keamanan serta kenyamanan penonton. Ia menambahkan bahwa sebagian pendapatan tambahan akan dialokasikan untuk program pengembangan sepak bola di negara‑negara berkembang, serta investasi infrastruktur sportif di wilayah penyelenggara.
Namun, kritik muncul dari sejumlah tokoh, termasuk anggota Kongres Amerika Serikat Mikie Sherrill, yang menyoroti kenaikan harga tiket dan transportasi sebagai beban tambahan bagi warga. Mantan pemain sepak bola profesional Taylor Twellman juga mengingatkan bahwa biaya tinggi dapat mengurangi partisipasi penonton lokal, yang pada gilirannya dapat memengaruhi atmosfer pertandingan.
Untuk mengatasi masalah ini, beberapa pihak menyarankan solusi alternatif seperti penyediaan shuttle bus dengan tarif terjangkau, peningkatan layanan ride‑sharing, serta subsidi khusus bagi penggemar muda dan keluarga. Kota Kansas City, misalnya, telah berhasil menjalankan layanan shuttle seharga US$15 pulang‑pergi ke Arrowhead Stadium, yang menjadi contoh potensial bagi New Jersey.
Secara keseluruhan, FIFA World Cup 2026 menjanjikan pertunjukan sepak bola kelas dunia dengan format yang lebih inklusif. Namun, tantangan logistik dan biaya tetap menjadi isu utama yang harus dihadapi oleh penyelenggara dan otoritas transportasi. Upaya kolaboratif antara FIFA, pemerintah lokal, dan penyedia layanan transportasi akan menjadi kunci untuk memastikan bahwa ribuan penggemar dapat menikmati pertandingan tanpa harus terbebani oleh biaya yang berlebihan.
