Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 20 April 2026 | Pada Minggu (19/4/2026) malam, Stadion Kapten I Wayan Dipta kembali menjadi saksi bakti gemilang Bali United vs Malut United. Serdadu Tridatu menorehkan kemenangan telak 4-1 melawan Laskar Kie Raha, menambah tiga poin penting di papan klasemen BRI Super League 2025/2026.
Pertandingan dimulai dengan tekanan tinggi dari Malut United. Hanya dua menit berjalan, wasit mengangkat bendera VAR setelah menilai pelanggaran di dalam kotak penalti yang melibatkan Taufik Rustam. Setelah pemeriksaan, keputusan penalti dicabut dan permainan berlanjut tanpa gol.
Pukul 32 menit, Laskar Kie Raha berhasil memecah kebuntuan. Ciro Alves, yang menerima umpan tajam dari Taufik Rustam, menaklukkan kiper Belanda Mike Hauptmeijer dengan tembakan dingin. Gol tersebut menempatkan Malut United unggul 1-0 dan menimbulkan harapan bagi tamu.
Lima menit kemudian, penyamaian datang dari Bali United. Diego Campos dijatuhkan di dalam kotak terlarang oleh Gustavo Franca. VAR menegaskan pelanggaran, dan wasit memberi titik putih. Teppei Yachida melancarkan tendangan penalti, menempatkan skor menjadi imbang 1-1 pada menit ke-40.
Babak pertama berakhir tanpa tambahan gol, meski Bali United menguasai penguasaan bola dan menciptakan beberapa peluang melalui Rahmat Arjuna Rezki dan Diego Campos. Kedua tim masing‑masing menembakkan enam tembakan, namun hanya satu gol yang tercipta.
Memasuki babak kedua, Bali United kembali menambah keunggulan. Pada menit ke-62, Joao Ferrari memanfaatkan tendangan bebas yang melengkung ke dalam kotak penalti. Bola rebound kembali ke kaki Ferrari, yang mengeksekusi tembakan keras tak terhalang kiper Angga Saputro.
Lima menit kemudian, Boris Kopitovic menambah gol ketiga melalui sundulan tajam setelah bola melayang di depan gawang. Pada menit ke-77, Thijmen Goppel menutup tirai skor dengan serangan solo, melewati dua bek lawan sebelum menempelkan bola ke jaring, menjadikan hasil akhir 4-1.
Kiper Mike Hauptmeijer tetap menjadi pahlawan di antara tiga penyelamatan krusial, menjaga Bali United dari kebobolan lebih dari satu gol. Di sisi lain, kiper Angga Saputro dinilai melakukan pelanggaran pada pemain Bali United, memicu protes dari pelatih Malut United Hendri Susilo yang menyatakan adanya intimidasi dan ketidakadilan dalam keputusan wasit.
Setelah pertandingan, pelatih Bali United Johnny Jansen mengungkapkan kepuasannya: “Saya senang dengan hasil ini dan kami bermain dengan tim yang kuat, menampilkannya kepada suporter.” Sementara itu, Hendri Susilo menegaskan rasa kecewa atas keputusan wasit, meski mengakui pertandingan berlangsung sengit.
Berikut susunan pemain yang terlibat:
| Bali United | |
|---|---|
| Kiper | Mike Hauptmeijer |
| Bek | Joao Ferrari, Bagas Adi, Thijmen Goppel, Boris Kopitovic |
| Gelandang | Tim Receveur, Teppei Yachida, Kadek Agung, Ricky Fajrin, Rahmat Arjuna, Diego Campos |
| Malut United | |
|---|---|
| Kiper | Angga Saputro |
| Bek | Nilson Barbosa, Gustavo Franca, Igor Inocencio |
| Gelandang | Ciro Alves, Taufik Rustam, David Da Silva, Yakob Sayuri, Wbeymar Angulo, Lucas Cardoso |
Poin klasemen pun berubah. Bali United kini mengumpulkan 39 poin, naik ke peringkat ke‑9, sementara Malut United tetap berada di posisi kelima dengan 46 poin. Kedua tim menatap pertandingan selanjutnya dengan target yang berbeda: Bali United ingin terus menambah poin di kandang, sedangkan Malut United bertekad memperbaiki performa setelah serangkaian hasil imbang dan kekalahan.
Untuk para pecinta sepak bola yang tak dapat menyaksikan secara langsung, pertandingan ini dapat disaksikan melalui siaran televisi Indosiar serta streaming resmi di platform Vidio. Akses link streaming tersedia pada situs resmi Vidio, memastikan setiap momen penting terekam secara real time.
Dengan dominasi serangan balik, eksekusi penalti tepat, serta kontribusi gol dari empat pemain berbeda, Bali United menegaskan posisi sebagai salah satu tim paling berbahaya di tengah liga. Kemenangan ini sekaligus menambah catatan impresif bagi pemain seperti Teppei Yachida, yang kini memiliki dua gol penting di kompetisi musim ini.
Secara keseluruhan, laga Bali United vs Malut United menampilkan kualitas taktik, intensitas fisik, dan drama keputusan VAR yang menjadi sorotan. Kedua pelatih telah menilai pertandingan sebagai batu loncatan bagi perkembangan tim masing‑masing menuju fase krusial musim.
