Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 25 April 2026 | Pada Jumat, 24 April 2026, pertandingan laga ke‑37 Segunda División antara Albacete Balompié dan Sociedad Deportiva Eibar berlangsung di Carlos Belmonte. Pertandingan yang dijadwalkan pukul 20:30 CEST ini berakhir dengan skor meyakinkan 0‑3 untuk pihak tamu, menandai kemenangan penting bagi Eibar dalam perburuan posisi playoff.
Sejak peluit pertama, suasana di stadion terasa tegang. Albacete masuk dengan skuad yang kurang lengkap karena enam pemain inti absen: Antonio Puertas, Víctor Valverde, Higinio Marín, Edward Cedeño, Javi Villar, dan Agus Medina. Pelatih Alberto González terpaksa menurunkan lini depan yang dipadukan antara Álex Rubio, Jefté Betancor, dan Samuel Obeng untuk menambah opsi serangan.
Eibar, dipimpin oleh Beñat San José, menampilkan formasi 4‑3‑3 dengan Jon Bautista sebagai penyerang utama. Langkah taktis ini terbukti efektif sejak menit ke‑9, ketika Bautista menerima bola di luar kotak penalti dan melepaskan tembakan keras yang menembus gawang Raúl Lizoain. Hanya dua menit kemudian, ia menambah keunggulan dengan menyelesaikan tendangan kepala hasil umpan silang dari Corpas. Kedua gol tersebut menegaskan dominasi awal Eibar.
Albacete berusaha bangkit menjelang jeda, namun serangan mereka belum mampu menembus pertahanan rapat Eibar. Pada babak kedua, pelatih González mengganti Álex Rubio dan Jefté Betancor ke lapangan, meningkatkan intensitas serangan lokal. Meskipun demikian, peluang-peluang yang tercipta, termasuk tembakan keras Jefté yang menghantam tiang gawang, tidak menghasilkan gol.
Puncak pertandingan terjadi pada menit ke‑71, ketika Jon Bautista menyelesaikan hat‑trick‑nya lewat tendangan satu‑sentuhan setelah menerima umpan pendek di area penalti. Gol ketiga itu hampir menutup seluruh harapan Albacete, sementara sebagian penonton pun mulai meninggalkan stadion akibat hujan yang turun deras.
Statistik pertandingan menunjukkan penguasaan bola yang hampir seimbang, namun tembakan tepat sasaran Eibar jauh lebih mematikan. Pada menit tambahan tujuh, wasit Sergiu Claudiu Muresan menambah kartu kuning bagi Magunazelaia (Eibar) setelah melakukan pelanggaran berbahaya di dalam kotak penalti.
Berikut ringkasan susunan pemain dan perubahan strategi kedua tim:
| Tim | Penjaga Gawang | Defender | Gelandang | Penyerang |
|---|---|---|---|---|
| Albacete | Raúl Lizoain | Fran Gámez, Jesús Vallejo, Lluis López, Carlos Neva | Martín Fernández, Capi, Ale Meléndez, Samuel Obeng | Álex Rubio, Jefté Betancor |
| Eibar | Jon Magunagoitia | Sergio Cubero, Aritz Arambarri, Jair Amador, Anaitz Arbilla | José Corpas, Olaetxea, Javi Martínez | Jon Bautista (Hat‑trick) |
Dengan kemenangan ini, Eibar naik ke posisi kelima klasemen dengan 61 poin, berada di zona playoff yang menanti. Sementara Albacete tetap berada di peringkat ke‑12 dengan 47 poin, meski secara teoritis masih memiliki peluang untuk bertahan di LaLiga Hypermotion jika hasil pertandingan lain menguntungkan mereka.
Keberhasilan Jon Bautista mencetak hat‑trick menjadi sorotan utama, menegaskan peran krusialnya dalam strategi ofensif San José. Di sisi lain, kekurangan kedalaman skuad Albacete menjadi faktor utama yang memengaruhi hasil akhir pertandingan.
Ke depan, Albacete akan kembali menguji diri melawan CF Andorra pada 1 Mei 2026, sementara Eibar akan menyiapkan diri menghadapi lawan selanjutnya dalam upaya memperkuat posisi mereka menuju playoff.
Secara keseluruhan, laga Albacete vs Eibar menampilkan kontras tajam antara ambisi playoff Eibar dan perjuangan bertahan Albacete yang masih berpotensi berubah tergantung hasil pertandingan lain.
