Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 21 Mei 2026 | James Harden, bintang NBA yang bermain untuk Cleveland Cavaliers, telah menjadi sorotan setelah timnya mengalami kekalahan dramatis dari New York Knicks dalam pertandingan pertama final konferensi timur. Cavaliers memimpin dengan selisih 22 poin di kuarter keempat, namun Knicks berhasil menyamakan skor dan memenangkan pertandingan tersebut.
Kekalahan ini telah memicu banyak perdebatan tentang kemampuan Harden sebagai pemain pertahanan. Harden telah dikritik karena kemampuan pertahanannya yang dirasa kurang, terutama dalam menghadapi pemain lawan yang cepat dan lincah seperti Jalen Brunson dari Knicks.
LeBron James, mantan rekan setim Harden di Cavaliers, telah memberikan analisis tentang kekalahan tim ini. Menurut James, Cavaliers memiliki kemampuan untuk bersaing dengan Knicks secara fisik, namun mentalitas tim ini yang masih belum stabil dapat menjadi hambatan besar dalam mencapai kesuksesan.
Kenny Atkinson, pelatih kepala Cavaliers, telah membela Harden dan menyatakan bahwa pemain tersebut masih merupakan bagian penting dari tim. Atkinson juga menekankan bahwa kekalahan tim ini bukan hanya karena kesalahan Harden, melainkan juga karena kelemahan pertahanan tim secara keseluruhan.
Max Kellerman, mantan pembawa acara ESPN, telah membandingkan Harden dengan Donald Trump, menyatakan bahwa keduanya memiliki kemampuan untuk menarik perhatian namun tidak selalu berhasil dalam mencapai tujuan. Kellerman juga menyatakan bahwa Harden perlu memperbaiki kemampuan pertahanannya jika ingin menjadi pemain yang lebih efektif di lapangan.
Dalam pertandingan berikutnya, Cavaliers harus dapat memperbaiki kemampuan pertahanannya dan meningkatkan mentalitas tim jika ingin memenangkan seri ini. Dengan Harden sebagai salah satu pemain kunci, Cavaliers memiliki potensi untuk menjadi tim yang kuat dan kompetitif di NBA.
