Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 13 Mei 2026 | Universitas Diponegoro (Undip) Semarang melalui Fakultas Kedokteran menjalin kerja sama strategis dengan Tianjin Medical University (TMU), China, untuk melakukan riset bidang kedokteran. Dekan FK Undip Prof. Dr. dr. Yan Wisnu Prajoko, Sp.B., Subsp.Onk(K), menjelaskan bahwa kedua pihak sudah meneken perjanjian kerja sama.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan saat kunjungan ke TMU China, Sabtu (9/5), bersamaan dengan penyelenggaraan perhelatan International Symposium on Medical Education. Menurut dia, kerja sama itu menandai era baru kolaborasi riset dan pendidikan dokter Undip di kancah internasional.
Ia menjelaskan bahwa kerja sama itu mencakup berbagai poin strategis, di antaranya pertukaran mahasiswa, kolaborasi riset dan publikasi, serta pengembangan program pendidikan dokter umum, spesialis, dan subspesialis. "Kerja sama internasional dengan salah satu institusi medis terkemuka di Tiongkok ini merupakan langkah taktis Undip dalam memperluas jejaring akademik global dan meningkatkan standar kualitas pendidikan tinggi di Indonesia," katanya.
Di tempat yang sama, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan pentingnya seorang pemimpin memiliki pijakan ideologi dan nilai yang kuat agar tidak mudah terpengaruh tekanan kelompok tertentu. Menurutnya, keberpihakan kepada masyarakat dan nilai inklusivitas harus menjadi dasar dalam mengambil keputusan, termasuk keputusan yang berisiko tinggi.
Hal itu disampaikan pada kegiatan Bedah Buku ‘Babad Alas’ di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Jawa Tengah pada Selasa (12/5). "Jadi pemimpin itu seringkali dihadapkan pada pilihan yang sulit, kita bisa memilih nyaman atau berisiko, tapi saya ambil risiko itu ketika saya meyakini nilai-nilai keberpihakan tersebut," ujarnya.
Sementara itu, PT Pegadaian Kantor Wilayah XI Semarang resmi memulai rangkaian Pegadaian Business Case Competition (BCC) 2026. Adapun acara tersebut diikuti oleh 1.000 mahasiswa. BCC 2026 hadir sebagai panggung bagi mahasiswa di Jawa Tengah untuk menyalurkan ide kreatif dan solusi inovatif di bidang finansial, investasi, hingga transformasi layanan keuangan digital.
Peluncuran kompetisi bergengsi ini dikemas melalui talkshow inspiratif bertajuk ‘MengEmaskan Indonesia: Golden Idea for Gold Generation’ yang memadati Auditorium Prof. Wuryanto, Universitas Negeri Semarang (UNNES), beberapa waktu lalu. Kepala Divisi Bisnis Bullion PT Pegadaian Kadek Eva Suputra menjelaskan bahwa mahasiswa memiliki ketajaman analisis dan pemikiran kritis yang sangat dibutuhkan industri untuk menghadapi tantangan masa depan.
Kerja sama antara Undip dan Tianjin Medical University, serta kegiatan Pegadaian Business Case Competition 2026, merupakan contoh nyata upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan riset di Indonesia. Dengan demikian, diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, dan siap berkontribusi bagi kemajuan kesehatan masyarakat di tingkat dunia.
