Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 23 Mei 2026 | Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu’ti mengakui bahwa kualitas pendidikan di Indonesia dalam dua tahun terakhir masih belum mencapai target yang diharapkan. Standar kesempurnaan kualitas pendidikan dinilai masih multitafsir bagi banyak pihak. Mu’ti mengungkapkan salah satu akar masalah utama terletak pada kualifikasi dan kompetensi guru yang belum terpenuhi.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan sejumlah menteri dan anggota Kabinet Merah Putih di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Jumat (22/5/2026). Pertemuan strategis tersebut digelar khusus untuk membahas percepatan penyiapan lahan bagi berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN).
Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan pemerintah kini fokus membangun beberapa sarana infrastruktur seperti dam hingga jembatan permanen dalam fase pemulihan pascabencana di Sumatera. “Menurut saya pribadi, yang belum tertangani dengan maksimal itu adalah jembatan, karena rata-rata sungainya itu melebar dan mendangkal.
Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin, melakukan kunjungan kerja strategis ke salah satu raksasa industri sawit Malaysia, SD Guthrie, pada Kamis 21 Mei 2026. Lawatan resmi ini dilakukan guna memastikan standardisasi pelindungan hulu-ke-hilir bagi Pekerja Migran Indonesia sekaligus memperkenalkan terobosan sistem pendataan digital terintegrasi melalui aplikasi "Halo Migran".
Di tempat lain, Menteri Luar Negeri (Menlu) Swedia Maria Malmer Stenergard mendesak Uni Eropa untuk segera menjatuhkan sanksi kepada Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir terkait tindakannya setelah menahan aktivis pro-Palestina dari Global Sumud Flotilla.
Kesimpulan dari berbagai peristiwa tersebut adalah bahwa pemerintah Indonesia terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan mempercepat penyiapan lahan bagi proyek strategis nasional. Selain itu, pemerintah juga fokus membangun infrastruktur dan melindungi pekerja migran Indonesia di luar negeri.
