Kasus Nadiem dan Pendaftaran Beasiswa: Berita Terkini dari Universitas Airlangga

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 21 Mei 2026 | Baru-baru ini, kasus Nadiem Anwar Makarim, mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, menjadi sorotan publik. Jaksa Penuntut Umum membacakan tuntutan 18 tahun penjara, denda Rp 1 miliar, dan uang pengganti Rp5,6 triliun kepada Nadiem. Tuduhan jaksa pada intinya adalah Nadiem menggunakan kewenangannya sebagai menteri untuk mendorong pengadaan laptop Chromebook senilai Rp9,3 triliun, bukan semata demi kepentingan pendidikan, melainkan untuk mendorong Google meningkatkan investasinya di PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (AKAB), perusahaan yang didirikan Nadiem sebelum menjabat.

Sementara itu, mahasiswa S1 Ilmu Hukum Universitas Airlangga mempertanyakan keadilan dan kriminalisasi kebijakan dalam kasus ini. Mereka menyoroti bahwa kebijakan digitalisasi pendidikan nasional yang lahir dari visi transformasi pendidikan yang bahkan berakar dari arahan Presiden Joko Widodo, seharusnya tidak dijadikan sebagai alasan untuk mengkriminalisasi Nadiem.

Baca juga:

Di lain pihak, Universitas Airlangga juga membuka pendaftaran beasiswa KSE. Calon mahasiswa dapat mendaftar untuk program S1, D3, dan D4 lewat nilai UTBK. Pendaftaran jalur ini akan dibuka pada 1 Juni 2026 mendatang.

Presiden Prabowo Subianto juga mengumumkan bahwa pemerintah akan centralisir ekspor komoditas sebagai upaya untuk meningkatkan pendapatan negara. Ekspor komoditas seperti minyak sawit dan batu bara akan diatur oleh perusahaan milik negara.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, Letjen TNI Tri Budi Utomo, meninjau langsung pelaksanaan seleksi Mental Ideologi dan Pemeriksaan Kesehatan Jiwa dalam rekrutmen nasional Sumber Daya Manusia Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih di Surabaya.

Kesimpulan dari berbagai berita tersebut adalah bahwa Universitas Airlangga terus berperan aktif dalam berbagai aspek kehidupan nasional, mulai dari pendidikan hingga pemberdayaan masyarakat. Kasus Nadiem dan kebijakan pemerintah terkait ekspor komoditas menunjukkan kompleksitas isu yang dihadapi Indonesia dalam upaya menuju kemajuan dan kesejahteraan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *