Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 05 Juli 2026 | Pertamina telah menurunkan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex mulai 1 Juli 2026. Namun, harga Pertamax tetap bertahan di Rp 16.250 per liter. Menurut Muchlis, pemilik Bengkel Spesialis Toyota Mitsubishi Garasi Auto Service Sukoharjo, masyarakat sebenarnya bisa menguji sendiri perbedaan konsumsi bahan bakar saat menggunakan Pertalite maupun Pertamax.
Muchlis mengatakan bahwa Pertalite memiliki angka oktan di bawah batas rekomendasi untuk mobil berstandar emisi Euro 4 ke atas. Akibatnya, performa mesin berpotensi menurun karena bahan bakar tidak sesuai dengan spesifikasi mesin. Ia menyarankan untuk menggunakan bensin dengan angka oktan yang lebih tinggi seperti Pertamax Turbo (RON 98) untuk menjaga performa mesin.
Sementara itu, antrean panjang terjadi di beberapa SPBU untuk membeli BBM subsidi seperti Pertalite. Masyarakat lebih memilih menggunakan Pertalite karena harganya yang lebih murah dibandingkan dengan BBM nonsubsidi. Namun, perlu diingat bahwa menggunakan bahan bakar yang tidak sesuai dengan spesifikasi mesin dapat berdampak negatif pada performa dan efisiensi konsumsi BBM.
Penurunan harga BBM nonsubsidi ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menghadapi biaya hidup yang semakin tinggi. Namun, perlu diingat bahwa harga BBM dapat berubah-ubah tergantung pada harga minyak dunia dan kebijakan pemerintah.
Di sisi lain, pemerintah tetap mempertahankan harga BBM bersubsidi agar tidak membebani masyarakat. Harga Pertalite tetap di Rp 10.000 per liter, sedangkan Biosolar masih dipatok Rp 6.800 per liter.
Dalam beberapa hari terakhir, harga BBM nonsubsidi telah mengalami penyesuaian. Pertamax Turbo turun dari Rp 20.750 per liter menjadi Rp 19.300 per liter, Dexlite turun dari Rp 23.000 per liter menjadi Rp 19.700 per liter, dan Pertamina Dex turun dari Rp 24.800 per liter menjadi Rp 21.150 per liter.
Penyesuaian harga ini mengikuti perkembangan harga minyak mentah dunia yang menjadi acuan dalam penetapan harga BBM nonsubsidi. Di sisi lain, pemerintah juga tetap mempertahankan harga BBM bersubsidi agar tidak membebani masyarakat.
Kesimpulan, penurunan harga BBM nonsubsidi ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menghadapi biaya hidup yang semakin tinggi. Namun, perlu diingat bahwa harga BBM dapat berubah-ubah tergantung pada harga minyak dunia dan kebijakan pemerintah. Masyarakat perlu bijak dalam memilih bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi mesin untuk menjaga performa dan efisiensi konsumsi BBM.
