Truk Oleng di Jalan Parakan‑Kertek, Wonosobo: 5 Kendaraan Tabrakan, 1 Tewas dan 4 Luka

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 09 April 2026 | Wonosobo, 8 April 2026 – Sebuah kecelakaan beruntun yang menimpa lima kendaraan terjadi pada pagi hari di Jalan Parakan‑Kertek, tepatnya di Dusun Madukoro, Desa Candimulyo, Kecamatan Kertek. Insiden ini menewaskan satu orang dan melukai empat orang lainnya, menambah deretan tragedi lalu lintas di wilayah Jawa Tengah.

Menurut keterangan Kasi Humas Polres Wonosobo, Nanang Dwi Putro Wibowo, kecelakaan bermula ketika sebuah truk dump bermerk Hino dengan nomor polisi B‑9587‑XX melaju dari arah Parakan menuju Kertek. Jalan yang menurun dengan tikungan ke kiri serta kedekatan pemukiman di sisi kanan jalan menjadi faktor utama saat truk tersebut diduga kehilangan kendali dan oleng ke kanan, menyeberangi garis tengah jalan.

Baca juga:

Pada saat yang bersamaan, empat kendaraan lain datang dari arah berlawanan, yaitu:

  • Truk dump Canter dengan nomor polisi AA‑8218‑OF
  • Truk bak kayu Canter dengan nomor polisi Z‑8317‑YD
  • Mobil pick‑up Suzuki APV dengan nomor polisi G‑1762‑YD
  • Sepeda motor Yamaha Vega dengan nomor polisi AA‑5206‑BP

Karena jarak antar kendaraan yang terlalu dekat, para pengemudi tidak memiliki cukup waktu untuk menghindar. Akibatnya, truk Hino menabrak kendaraan di depannya, memicu rangkaian benturan beruntun yang melibatkan seluruh lima kendaraan.

Tabrakan tersebut menyebabkan kerusakan parah pada truk bak kayu Canter, yang mengakibatkan pengemudinya meninggal dunia di lokasi akibat luka serius. Empat korban lainnya mengalami luka ringan hingga luka berat dan segera dilarikan ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wonosobo untuk perawatan medis lebih lanjut.

Kasatlantas Polres Wonosobo, AKP Seno Hartanto, menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kejadian. “Kami masih mengumpulkan keterangan saksi, memeriksa kondisi kendaraan, dan menilai faktor jalan. Hal ini penting untuk mengidentifikasi apakah ada kelalaian pengemudi, masalah teknis pada kendaraan, atau kondisi jalan yang berkontribusi,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Selain korban jiwa, kecelakaan ini menimbulkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai sekitar Rp20 juta, mencakup kerusakan kendaraan dan properti di sekitar lokasi. Tim SAR dan relawan setempat turut membantu mengevakuasi korban dan membersihkan puing‑puing yang tercecer di jalan.

Pihak kepolisian juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta menghimpun bukti-bukti visual untuk analisis lebih lanjut. Sementara itu, arus lalu lintas sempat melambat signifikan akibat penutupan sementara jalan, namun kembali normal setelah proses evakuasi selesai dan kendaraan yang terlibat dipindahkan ke tempat yang aman.

Polres Wonosobo mengimbau kepada semua pengguna jalan, khususnya yang melintasi jalur menurun dan berkelok, untuk selalu memperhatikan kecepatan, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik. “Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan kesiapan kendaraan menjadi faktor penting dalam mencegah tragedi serupa,” tegas Nanang.

Identitas lengkap korban masih dalam proses pendataan oleh aparat. Keluarga korban yang meninggal telah diberi pendampingan oleh tim kepolisian dan pihak rumah sakit. Sementara korban luka ringan dipantau secara rutin, dan tiga korban luka berat berada di ruang perawatan intensif RS PKU Muhammadiyah Wonosobo.

Kasus ini menambah catatan kecelakaan di wilayah Wonosobo yang selama beberapa bulan terakhir mengalami peningkatan insiden lalu lintas, terutama pada jalur menurun yang rawan. Pemerintah Kabupaten bersama Dinas Pekerjaan Umum diperkirakan akan meninjau kembali kondisi infrastruktur jalan, termasuk penerangan dan marka jalan, untuk meningkatkan keamanan bagi para pengguna.

Dengan masih berlangsungnya penyelidikan, pihak berwenang berharap dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih ketat terkait standar kendaraan komersial, pelatihan pengemudi, serta perbaikan desain jalan yang mengurangi potensi kehilangan kendali kendaraan di masa depan.

Tragedi ini menjadi peringatan bagi seluruh masyarakat untuk selalu berhati‑hati di jalan, terutama pada pagi hari ketika volume kendaraan meningkat. Diharapkan, melalui upaya bersama antara kepolisian, pemerintah daerah, dan pengguna jalan, angka kecelakaan dapat ditekan dan keselamatan di jalan raya menjadi prioritas utama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *