Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 09 April 2026 | Pada Rabu, 8 April 2026, sekitar pukul 06.30 WIB, sebuah kecelakaan beruntun menimpa lima kendaraan di ruas Jalan Parakan‑Kertek, Dusun Madukoro, Desa Candimulyo, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo. Insiden tersebut menewaskan satu orang dan melukai empat orang lainnya, sekaligus mengakibatkan kemacetan lalu lintas selama beberapa jam.
Menurut keterangan Kasatlantas Polres Wonosobo, AKP Seno Hartanto, kecelakaan bermula dari sebuah truk dump Hino yang melaju dari arah Parakan menuju Kertek. Saat menuruni jalan beraspal yang memiliki kemiringan serta berbelok ke kiri, pengemudi truk tersebut diduga kehilangan kendali. Truk oleng ke kanan dan menyeberang garis tengah, menabrak empat kendaraan lain yang datang dari arah berlawanan secara bersamaan.
Kendaraan yang terlibat meliputi:
- Truk dump Hino (pelaku utama)
- Truk dump Canter
- Truk bak kayu Canter
- Mobil pick‑up Suzuki APV
- Sepeda motor Yamaha Vega
Tabrakan mengakibatkan kerusakan parah pada bagian depan semua kendaraan, terutama pada truk dump Hino dan truk bak kayu yang mengalami kompresi kabin. Satu korban, seorang pengemudi truk bak kayu, tewas di tempat karena terjepit di dalam kabin yang rusak. Empat korban lainnya mengalami luka ringan hingga luka berat, kemudian dilarikan ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wonosobo untuk perawatan lebih lanjut.
Petugas kepolisian segera tiba di lokasi, melakukan evakuasi korban serta mengamankan kendaraan yang rusak. Arus lalu lintas sempat terhenti total, namun setelah proses evakuasi selesai dan jalan dibersihkan, aliran kendaraan kembali normal secara bertahap.
Investigasi awal menunjukkan bahwa faktor utama kecelakaan adalah kehilangan kendali truk dump Hino pada kondisi jalan menurun dan berbelok. Polisi masih menelusuri kemungkinan penyebab tambahan, seperti kecepatan berlebih, kondisi teknis kendaraan, atau kelelahan pengemudi. Seno Hartanto menekankan pentingnya kepatuhan terhadap batas kecepatan, khususnya di jalur yang memiliki kemiringan dan tikungan tajam, serta memastikan kendaraan dalam kondisi layak sebelum melanjutkan perjalanan.
Selain menyoroti faktor teknis, pihak berwenang juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan pengendara lain. Jarak aman antara kendaraan yang melaju berlawanan menjadi sangat krusial, terutama pada jam-jam pagi ketika volume lalu lintas meningkat. Dalam kasus ini, jarak yang terlalu dekat antara truk dump Hino dan kendaraan yang datang dari arah berlawanan membuat tabrakan tidak dapat dihindari.
Petugas juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh. Tim forensik mengumpulkan data rekaman video pengawasan jalan, sidik jejak rem, serta pernyataan saksi mata yang berada di sekitar lokasi. Beberapa warga setempat melaporkan bahwa lampu penerangan jalan di bagian tersebut kurang memadai, faktor yang dapat memperburuk kondisi visual pengendara pada pagi hari.
Sejumlah saksi memberikan keterangan bahwa truk Hino terlihat bergetar sebelum oleng, menandakan kemungkinan masalah pada sistem rem atau kemudi. Namun, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi mengenai kondisi mekanis kendaraan tersebut.
Polisi mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan berat, untuk selalu melakukan pemeriksaan rutin pada sistem rem, kemudi, dan suspensi sebelum menempuh perjalanan jauh. Penggunaan sabuk pengaman dan helm bagi pengendara roda dua juga ditekankan sebagai langkah pencegahan fatalitas pada kecelakaan serupa.
Kejadian ini menambah deretan kecelakaan serius yang terjadi di wilayah Wonosobo pada awal tahun 2026, menggarisbawahi perlunya peninjauan kembali infrastruktur jalan, terutama pada daerah berbukit dan berkelok. Pemerintah Kabupaten Wonosobo dikabari sedang merencanakan pemasangan penerangan jalan tambahan serta pemasangan rambu peringatan kecepatan pada titik‑titik rawan.
Dengan satu nyawa yang hilang dan empat orang terluka, kecelakaan beruntun di Jalan Parakan‑Kertek menjadi pengingat keras akan bahaya mengemudi tanpa kontrol penuh, terutama pada kondisi jalan yang menantang. Penyelidikan masih berlangsung, dan hasil akhir akan menjadi acuan bagi langkah perbaikan kebijakan lalu lintas di daerah tersebut.
