Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 21 Juli 2026 | Tragedi tenggelamnya KM Nurul Salsa di Perairan Selayar, Sulawesi Selatan, menyisakan kisah pilu dari pengorbanan seorang kakek merelakan pelampung terakhir untuk cucunya. Ialah kakek Umar (80) yang viral karena foto terakhirnya merekam momen ia merelakan pelampung untuk dipakai sang cucu, Naura (13), di detik-detik terakhir sebelum kapal tenggelam.
Munawir (51) menjadi saksi hidup pengorbanan Umar untuk cucunya. Munawir bercerita bahwa Naura langsung kehilangan kakeknya sesaat setelah mereka melompat ke laut ketika kapal tenggelam. Tubuh sang kakek yang tidak menggunakan pelampung membuatnya mudah dihempas gelombang.
Sementara itu, lima orang penumpang berhasil lolos dari maut usai empat hari empat malam mengapung di atas selembar gabus bekas. Uniknya, secercah harapan keselamatan itu datang dari benda tak terduga, pantulan kilat cermin makeup kecil.
Dalam operasi pencarian dan pertolongan hari ketujuh, tim SAR gabungan mengerahkan seluruh unsur SAR gabungan yang dibagi ke dalam lima sektor pencarian sesuai perencanaan operasi. Satu jenazah diduga korban KM Nurul Salsa ditemukan nelayan sedang mengapung di laut sekitar Pulau Pamulikang, wilayah Perairan Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep) Sulawesi Selatan.
Tim SAR Gabungan terus mengintensifkan upaya pencarian di hari ketujuh ini dengan memperluas area operasi menjadi 2.924 nautical mile (NM) persegi yang dibagi ke dalam lima sektor pencarian dan enam Search and Rescue Unit (SRU).
Kisah pilu dan keselamatan penumpang KM Nurul Salsa menjadi peringatan penting bagi kita semua tentang pentingnya keselamatan dan kesiapan dalam menghadapi bencana. Semoga korban yang masih belum ditemukan dapat segera ditemukan dan dibawa pulang kepada keluarga mereka.
