Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 01 Agustus 2026 | Hasil survei terbaru dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan penurunan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Angka kepuasan publik turun menjadi 51,1 persen pada Juli 2026 dari 81,2 persen pada November 2025.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, mengatakan pemerintah menghargai hasil survei sebagai bagian dari mekanisme demokrasi dan masukan dalam proses pengambilan kebijakan. Qodari menegaskan pemerintah akan melakukan evaluasi untuk perbaikan apa yang menjadi masukan masyarakat.
Menurut Qodari, evaluasi akan difokuskan pada tata kelola pemerintahan, penegakan hukum, dan opini publik. Ia menilai hasil survei akan lebih bermanfaat apabila mampu menjelaskan secara lebih rinci faktor-faktor yang memengaruhi perubahan persepsi masyarakat.
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, juga menyatakan pihaknya tengah mengkaji hasil survei SMRC dan Indikator Politik Indonesia. Dasco menegaskan masukan dari riset tersebut akan dikompilasi dan dikomparasikan untuk melihat gambaran utuh di lapangan.
Survei SMRC dan Indikator Politik Indonesia menjadi bahan pembanding penting bagi peta politik terkini. Hasil survei tersebut juga diharapkan dapat membantu pemerintah memahami faktor-faktor yang memengaruhi tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintah.
Dalam menyikapi hasil survei, pemerintah diharapkan dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk meningkatkan kepuasan publik. Dengan demikian, diharapkan pemerintah dapat memperbaiki kinerjanya dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Kesimpulan dari survei tersebut adalah pemerintah perlu melakukan evaluasi dan perbaikan untuk meningkatkan kepuasan publik. Dengan demikian, diharapkan pemerintah dapat memperbaiki kinerjanya dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.
