Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 06 Agustus 2026 | Jared Leto, aktor Hollywood yang dikenal karena perannya dalam film-film seperti Requiem for a Dream dan Dallas Buyers Club, saat ini tengah terlibat dalam skandal pelecehan seksual. Leto dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap 10 perempuan, yang membuatnya kehilangan kesempatan untuk membintangi film Assassination.
Menurut laporan, Leto sebelumnya tengah melakukan negosiasi untuk bergabung dalam film thriller politik Assassination yang disutradarai oleh Barry Levinson. Namun, tuduhan terhadap Leto kemudian menjadi faktor yang tidak bisa lagi diabaikan oleh pihak produksi, sehingga keputusan untuk membatalkan keikutsertaannya dalam film tersebut diambil.
Salah satu korban pelecehan seksual, yang identitasnya disamarkan sebagai Isabel, mengaku dilecehkan secara seksual di kamar mandi sebuah motel di Las Vegas pada 2002 ketika dia berusia 17 tahun. Isabel menceritakan bertemu Leto seusai mengantarkan sang aktor berkeliling toko tempatnya bekerja, lalu dia diajak ke sebuah motel kumuh dan kotor.
Isabel kemudian dipanggil masuk ke kamar mandi saat Leto sedang mandi, dicium dan tangannya digunakan untuk masturbasi tanpa persetujuannya. “Sebagian besar hidup saya, selalu dihantui kejadian ini. Saya juga merasa saya adalah gadis bodoh, sehingga hal buruk ini terjadi,” kata Isabel.
Perempuan kedua yang disebut Alex mengaku diancam akan diserang secara seksual oleh Leto saat berusia 19 tahun. Kejadian itu bermula usai konser Thirty Seconds to Mars di 02 Arena London pada 2013, ketika korban diundang ke sebuah after-party dan kemudian dibawa ke kamar hotel yang ternyata hanya ada Leto seorang diri.
Leto juga dituduh membuat permintaan aneh selama syuting film Tron: Ares. Pengakuan itu muncul setelah BBC menayangkan “Jared Leto: Hollywood’s Dark Secret.” Sebuah sumber dari pihak produksi menceritakan dugaan perilaku anehnya di lokasi syuting film dari franchise Tron Disney itu.
Sumber internal tersebut mengatakan bahwa Jared “mengajukan beberapa permintaan aneh selama syuting”. Leto disebut tidak menginginkan “kontak mata dalam bentuk apa pun” dari para pemain atau anggota kru. Sumber tersebut juga menuduh Jared menjalankan diet yang hanya terdiri dari “makan ikan.”
Studio pada akhirnya tidak mempekerjakan nelayan penuh waktu tetapi “berusaha keras” untuk menentukan apakah permintaan tersebut dapat dipenuhi. Leto telah membantah semua tuduhan, termasuk yang ditampilkan dalam dokumenter BBC dan laporan Air Mail pada 2025.
Dengan demikian, skandal pelecehan seksual ini telah menghantui karir Jared Leto dan membuatnya kehilangan kesempatan untuk membintangi film Assassination. Kasus ini juga menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana industri hiburan menangani kasus-kasus pelecehan seksual dan bagaimana mereka dapat mencegah kasus-kasus seperti ini di masa depan.
