Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 25 Juli 2026 | Sensus ekonomi 2026 di Karangasem, Bali, telah mencapai kemajuan yang signifikan. Badan Pusat Statistik (BPS) Karangasem melaporkan bahwa sensus ekonomi telah mencapai progres 68,91% hingga pertengahan Juli 2026. Kepala BPS Karangasem, I Ketut Mondai, menyatakan bahwa capaian ini merupakan yang tertinggi keempat di Bali, setelah Buleleng, Tabanan, dan Jembrana.
BPS Karangasem mengerahkan 515 petugas untuk melakukan sensus ekonomi yang tersebar di delapan kecamatan. Sensus tersebut telah dilaksanakan sejak pertengahan Juni dan harus rampung pada akhir Agustus 2026. Menurut Mondai, sensus ekonomi tahun ini mendata sebanyak 196.866 usaha dan keluarga di Karangasem.
Namun, dalam pelaksanaan sensus ekonomi ke lapangan, petugas menemukan sejumlah kendala, seperti jarak rumah warga di pelosok yang harus dijangkau dengan berjalan kaki cukup jauh. Selain itu, ada juga beberapa masyarakat yang menolak kedatangan petugas dengan berbagai alasan saat hendak melakukan sensus. Mondai menilai penolakan terjadi karena masyarakat kurang paham terkait sensus ekonomi tersebut.
Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, mengatakan bahwa keberhasilan sensus ekonomi bukanlah tanggung jawab BPS semata, namun menjadi tanggung jawab bersama. Ia berharap pelaksanaan sensus ekonomi berjalan dengan lancar dan data yang didapat akurat sesuai dengan kondisi di lapangan.
Di tempat lain, Ikatan Alumni Perikanan Universitas Hasanuddin (IKA Perikanan Unhas) telah melantik jajaran pengurus periode 2026–2030 di Lapangan Golf Tonasa Kabupaten Pangkep. Pelantikan ini menjadi momentum memperkuat konsolidasi alumni sekaligus mempererat sinergi dengan almamater dan pemerintah dalam mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan.
Ketua Umum IKA Perikanan Unhas, Dr. Muhammad Yusran Lalogau, mengajak seluruh alumni membangun organisasi yang solid, inklusif, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Ia juga menegaskan pentingnya memperkuat jejaring alumni lintas profesi sebagai wadah kolaborasi dalam pengembangan usaha, karier, dan kontribusi bagi pembangunan daerah.
Keberhasilan sensus ekonomi 2026 di Karangasem, Bali, sangat penting untuk mendukung pembangunan daerah. Oleh karena itu, perlu adanya kerja sama antara BPS, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk memastikan keberhasilan sensus ekonomi 2026.
Kesimpulan, sensus ekonomi 2026 di Karangasem, Bali, telah mencapai progres 68,91% hingga pertengahan Juli 2026. Namun, masih ada beberapa kendala yang dihadapi, seperti jarak rumah warga di pelosok dan penolakan dari masyarakat. Oleh karena itu, perlu adanya kerja sama antara BPS, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk memastikan keberhasilan sensus ekonomi 2026.
