Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 14 Juli 2026 | Moana live action, yang dibintangi oleh Dwayne Johnson dan Catherine Laga’aia, telah mengalami kegagalan di box office. Film ini hanya meraup $43 juta di Amerika Utara dan $52 juta di seluruh dunia, jauh di bawah perkiraan awal. Kegagalan ini telah menimbulkan pertanyaan tentang strategi Disney dalam membuat film live-action.
Moana live action merupakan remake dari film animasi tahun 2016 yang sukses, yang menceritakan kisah seorang gadis muda bernama Moana yang berlayar untuk menyelamatkan pulau dan orang-orangnya. Film ini memiliki biaya produksi yang tinggi, yaitu $250 juta, dan diharapkan dapat menghasilkan keuntungan yang besar.
Namun, kegagalan Moana live action dapat dijelaskan oleh beberapa faktor. Pertama, film ini dirilis terlalu cepat setelah Moana 2, yang telah sukses besar di box office. Kedua, film ini berkompetisi dengan film-film lain yang populer, seperti Toy Story 5 dan Minions & Monsters. Ketiga, biaya produksi film ini yang tinggi telah membuat keuntungan yang diharapkan menjadi tidak realistis.
Disney telah belajar dari kegagalan ini dan berjanji untuk lebih berhati-hati dalam memilih proyek film live-action di masa depan. Mereka juga berencana untuk fokus pada kualitas daripada kuantitas, dengan tujuan untuk menciptakan film-film yang lebih baik dan lebih sukses.
Moana live action masih dapat dianggap sebagai film yang baik, dengan cerita yang menarik dan akting yang bagus. Namun, kegagalan di box office telah menunjukkan bahwa film ini tidak dapat memenuhi harapan penonton. Disney harus lebih berhati-hati dalam memilih proyek film live-action di masa depan dan fokus pada kualitas daripada kuantitas.
