Mendagri Tito Karnavian Dukung Perpukadesi, Ingatkan Tiga Hal Penting Agar Tetap Netral

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 05 Mei 2026 | Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan dukungan penuh terhadap kehadiran Perpukadesi pada Deklarasi dan Pengukuhan Dewan Perpukadesi Periode 2026–2031 serta Sarasehan Nasional yang digelar di Auditorium Perpustakaan Nasional, Jakarta, Senin (4/5/2026). Dalam sambutannya, Tito menekankan pentingnya peran mantan kepala daerah yang kini tergabung dalam Perpukadesi untuk tetap berkontribusi pada pembangunan nasional tanpa terjerumus ke dalam politik praktis.

Acara tersebut dihadiri oleh para tokoh utama Perpukadesi, termasuk Ketua Umum Bibit Waluyo, Ketua Dewan Penasihat Sutiyoso, serta Ketua Dewan Pembina Irianto Lambrie. Tito menyampaikan harapannya agar organisasi yang beranggotakan para purnabakti kepala daerah dapat memanfaatkan pengalaman lapangan mereka sebagai aset strategis bagi pemerintah pusat dan daerah.

Baca juga:

Dalam pidatonya, Tito mengingatkan tiga hal utama yang harus dijaga oleh Perpukadesi:

  • Menjaga netralitas politik – Organisasi tidak boleh terlibat dalam politik praktis atau mendukung partai tertentu. Dengan posisi netral, Perpukadesi akan tetap dihormati oleh semua pihak.
  • Tidak mengintervensi kewenangan pemerintah – Perpukadesi diharapkan tidak mencampuri urusan pemerintahan baik di tingkat pusat maupun daerah, kecuali memberikan kritik atau saran yang konstruktif dan disampaikan secara membangun.
  • Menjaga integritas dari kepentingan pribadi – Penggunaan nama Perpukadesi untuk proyek-proyek pribadi atau kepentingan tertentu harus dihindari agar visi dan misi organisasi tidak tercoreng.

Tito menegaskan bahwa selama kritik atau saran disampaikan dengan cara yang membangun, pemerintah pusat maupun daerah akan terbuka menerima masukan tersebut. Ia mencontohkan bahwa peran Perpukadesi dapat memperkuat penanganan isu-isu penting seperti Pilkada langsung, implementasi Undang‑Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD), serta upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Niat baik dari Perpukadesi untuk membangun perkumpulan ini, dengan anggota yang berpengalaman tinggi, akan memberikan nilai tambah bagi seluruh bangsa,” ujar Tito. Ia menambahkan bahwa organisasi ini dapat menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat, khususnya dalam mengidentifikasi tantangan di tingkat daerah dan menyampaikan rekomendasi kebijakan yang realistis.

Selain itu, Tito mengingatkan pentingnya solidaritas internal. Ia mengajak para pengurus untuk saling mengingatkan agar tidak terjebak dalam kepentingan personal, yang dapat mengganggu kemajuan organisasi. “Sebagai junior, saya meminta dengan hormat agar Perpukadesi menjaga martabat dan selalu mengedepankan kepentingan bersama,” tuturnya.

Perpukadesi sendiri menegaskan komitmen untuk memberi perhatian pada isu publik dan kebijakan negara, sambil menjaga jarak yang sama dengan semua kekuatan politik. Dengan deklarasi tersebut, diharapkan organisasi dapat berperan aktif dalam proses pengambilan keputusan, tanpa menjadi bagian dari arena politik praktis.

Acara penutupan diakhiri dengan harapan kuat bahwa para mantan kepala daerah akan terus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan nasional, memanfaatkan jaringan dan pengetahuan mereka untuk mengatasi permasalahan daerah secara lebih efektif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *