Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 22 Juli 2026 | Pemerintah terus memperkuat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai bagian dari upaya penguatan ekonomi masyarakat dan distribusi pangan. Bupati Pringsewu, H. Riyanto Pamungkas, baru-baru ini menerima penghargaan kategori terbaik dalam percepatan pembentukan KDKMP. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kerja cepat Pemkab Pringsewu dalam mendukung pembentukan serta pengembangan KDKMP di wilayah Kabupaten Pringsewu.
Menurut Bupati Pringsewu, keberadaan KDKMP diharapkan tidak hanya menjadi wadah kelembagaan ekonomi masyarakat, tetapi juga mampu menjadi penggerak perekonomian desa, memperkuat rantai distribusi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa/pekon, pelaku usaha, koperasi, dan masyarakat agar KDKMP dapat tumbuh secara berkelanjutan serta menjadi bagian dari penguatan ekonomi lokal.
Universitas Indonesia Mandiri (UIM) juga siap memperkuat KDKMP melalui pengembangan model bisnis, inovasi sosial, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Rektor UIM, Rustono Farady Marta, menjelaskan bahwa UIM akan membantu KDKMP menyusun model bisnis yang tepat sehingga koperasi mampu mengagregasi hasil panen petani dan meningkatkan nilai tambah produk pertanian.
Jawa Timur mencatatkan nilai transaksi KDKMP tertinggi secara nasional, yaitu Rp 24,02 miliar. Sedangkan nilai transaksi KDKMP secara nasional mencapai Rp 62,12 miliar. Menkop Ferry Juliantono menuturkan bahwa Jawa Timur membuktikan KDKMP mampu menjadi penggerak roda ekonomi yang nyata di tingkat tapak.
Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur, memberikan hadiah berupa uang pembinaan sebanyak Rp1,9 miliar untuk 10 KDKMP yang berkinerja terbaik di Jawa Timur. Ia menjelaskan bahwa koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) berkontribusi sekitar 60% terhadap pertumbuhan ekonomi Jawa Timur.
KDKMP memiliki beberapa fungsi utama, yaitu sebagai offtaker, gerai penyedia barang bersubsidi/kebutuhan pokok, dan penyalur bansos pemerintah. Menurut Menkop Ferry Juliantono, KDKMP juga akan dilibatkan dalam penyaluran berbagai program pemerintah pusat, termasuk bantuan langsung tunai (BLT), bantuan sosial (bansos), dan bantuan pangan nontunai (BPNT).
Kesimpulan, KDKMP merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memperkuat ekonomi masyarakat dan distribusi pangan. Dengan pengembangan KDKMP, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraannya dan perekonomian desa dapat tumbuh secara berkelanjutan.
