Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 22 Mei 2026 | Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, dalam beberapa hari terakhir mengalami penurunan cukup signifikan. Kondisi ini membuat petani dan pengepul sawit mengeluhkan anjloknya harga jual hasil panen mereka.
Berdasarkan pantauan, harga TBS sawit di tingkat pengepul hanya berada di kisaran Rp 2.300 per kilogram. Padahal sebelumnya harga sawit sempat menembus angka Rp 3.000 lebih per kilogram.
Penurunan harga tersebut diduga terjadi akibat penumpukan buah sawit di sejumlah pabrik CRUDE PALM OIL (CPO). Tingginya volume panen membuat antrean kendaraan pengangkut sawit semakin panjang sehingga proses bongkar muat dan pengolahan buah menjadi terhambat.
Sementara itu, harga pangan lainnya seperti telur ayam ras mencapai Rp 32.500 per kg, cabai rawit merah tembus Rp 57.650 per kilogram, dan cabai merah besar mencapai Rp 53.650 per kg.
Harga sejumlah bahan pangan di Lampung hari ini terpantau turun dibanding kemarin. Melansir data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan (SP2KP Kemendag), dari 17 komoditas terdapat 3 komoditas naik dan 10 komoditas turun.
Komoditas yang naik harga yaitu beras premium, cabai merah besar, dan cabai merah keriting. Sementara, harga beberapa komoditas seperti beras medium, minyak goreng sawit curah, cabai rawit merah, bawang putih honan, dan minyak goreng sawit kemasan premium menurun dibanding harga kemarin.
Harga sejumlah bahan pangan di Jambi hari ini terpantau naik dibandingkan dengan kemarin. Melansir data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan (SP2KP Kemendag), dari 17 komoditas terdapat 7 komoditas naik dan 2 komoditas turun.
Komoditas yang naik harga yakni kedelai impor, cabai rawit merah, cabai merah besar, minyak goreng sawit curah, dan bawang merah. Sementara, harga beberapa komoditas seperti minyak goreng sawit kemasan premium dan bawang putih honan menurun dibandingkan dengan harga kemarin.
Dalam beberapa hari terakhir, harga sawit terus mengalami penurunan. Hal ini membuat petani dan pengepul sawit mengeluhkan anjloknya harga jual hasil panen mereka. Penyebab penurunan harga sawit belum diketahui pasti, namun diduga karena penumpukan buah sawit di sejumlah pabrik CPO.
Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui penyebab penurunan harga sawit dan mencari solusi untuk meningkatkan harga sawit kembali.
