Harga Minyak Dunia Turun: Kemajuan Negosiasi AS-Iran dan Dampaknya pada Pasar Keuangan

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 24 Mei 2026 | Harga minyak dunia mengalami penurunan setelah adanya kemajuan dalam negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Hal ini membawa harapan baru bagi pasar keuangan yang telah dibayangi oleh ketidakpastian akibat konflik antara kedua negara.

Menurut laporan, harga minyak mentah Brent berjangka yang berakhir pada Juli naik 0,6 persen menjadi USD103,20 per barel, sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate AS berjangka yang berakhir pada Juli turun 0,1 persen menjadi USD96,28 per barel. Kontrak pertama diperkirakan akan mengalami penurunan mingguan hampir enam persen, sementara kontrak kedua diperkirakan akan mengalami penurunan mingguan hampir Sembilan persen.

Baca juga:

Kemajuan dalam negosiasi antara AS dan Iran membawa dampak positif pada pasar keuangan. Pasar keuangan global pekan ini sebagian besar masih didorong oleh berita dan ekspektasi kesepakatan antara AS dan Iran yang terus berubah dari sentimen positif hingga negatif dan pada akhirnya menyebabkan volatilitas yang lebih besar pada harga minyak.

Selain itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan telah mengkoordinasikan transit 26 kapal melalui Selat Hormuz dalam 24 jam terakhir. Hal ini menandai peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan tingkat pelayaran di Selat Hormuz sejak dimulainya agresi Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran pada akhir Februari.

Dalam beberapa hari terakhir, harga sembako di Jawa Timur juga mengalami fluktuasi. Harga beras premium naik Rp 86 atau 0,58 persen, minyak goreng premium naik Rp 145 atau 0,67 persen, telur ayam kampung naik Rp 1.332 atau 2,85 persen, garam bata naik Rp 230 atau 12,55 persen, cabai keriting Rp 638 atau 1,45 persen, gas elpigi naik Rp 251 atau 1,26 persen, bawang putih naik Rp 357 atau 1,27 persen.

Kesimpulan dari situasi ini adalah bahwa harga minyak dunia dan harga sembako di Jawa Timur masih belum stabil dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kemajuan dalam negosiasi antara AS dan Iran, serta kondisi pelayaran di Selat Hormuz.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *